Dark/Light Mode

Di Festival Saparan Apem Yaa Qawiyyu

Airlangga Bawa Pesan Hidup Rukun Dan Guyub

Sabtu, 24 Agustus 2024 07:35 WIB
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri prosesi acara puncak Saparan Apem Yaa Qawiyyu di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)
Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri prosesi acara puncak Saparan Apem Yaa Qawiyyu di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024). (Foto: Humas Kemenko Perekonomian)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator (Menko) Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri prosesi acara puncak Saparan Apem Yaa Qawiyyu di Klaten, Jawa Tengah, Jumat (23/8/2024).

Airlangga yang hadir me­wakili Penasihat Spiritual Raja Mataram, Kyahi Ageng Gribig ini, menyampaikan beberapa pesan leluhur. Mulai dari hidup rukun, tidak berebut, serta ber­dampingan secara damai.

Mengenakan pakaian adat Jawa, beskap dan blangkon, Airlangga tampak gagah.

Festival Yaa Qawiyyu digelar setiap tahun pada bulan Safar. Tradisi yang juga disebut Sa­paran itu menjadi momen yang selalu dinanti-nantikan warga di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, Provinsi Jawa Tengah.

Tradisi tersebut merupakan puncak acara pembagian lebih dari 6 ton apem yang berasal dari sedekah masyarakat dan disebar­kan selepas shalat Jumat kepada lebih dari 10 ribu orang yang berdatangan dari seantero Tanah Air, termasuk dari mancanegara.

Baca juga : RI-Afrika Bidik Kerja Sama Pembangunan Dan Ekonomi

Airlangga mengungkapkan, tradisi pembagian apem sambil melafalkan wirid Yaa Qawiyyu, merupakan simbol dari kekuatan spiritual dan kedermawanan yang harus terus dilestarikan.

“Yaa Qawiyyu mengajarkan kita akan pentingnya kekuatan doa dan ikhtiar dalam mengha­dapi berbagai tantangan hidup,” tutur Airlangga.

Tradisi penyebaran penganan yang terbuat dari tepung beras tersebut, bermula dari Kyahi Ageng Gribig dan menjadi metode praktis dalam menyiar­kan Islam di tanah Jawa.

Bernama asli Syekh Wasibagno Timur, Kyahi Ageng Gribig merupakan ulama besar yang gigih mensyiarkan ajaran Islam di tanah Jawa dan dike­nal masih keturunan dari Raja Majapahit, Brawijaya V.

Semasa hidupnya, Kyahi Ageng Gribig merupakan seorang alim ulama yang terkenal dermawan dan tak pernah pelit membagikan ilmu serta harta yang dimilikinya.

Baca juga : Ngeri, Jakarta Diamuk Si Jago Merah 490 Kali

“Saat hidup beliau menjadi amir tanah perdikan di Jatinom. Beliau merupakan Penasihat Spiritual Raja Mataram Sultan Agung Adi Prabu Anyakraku­suma,” ungkapnya.

Acara budaya tahunan ini tidak hanya memperkenalkan keunikan kue apem yang men­jadi simbol utama dalam ke­giatan ini. Sekaligus mampu mendatangkan manfaat ekonomi signifikan bagi masyarakat dan daerah setempat, serta mem­berikan dampak positif bagi pariwisata di daerah Klaten dan sekitarnya.

Melalui kesempatan tersebut, Airlangga mengapresiasi ma­syarakat Kabupaten Klaten yang hingga saat ini turut berkontri­busi dalam melanjutkan tradisi dan mempromosikan kekayaan budaya Indonesia.

Tradisi ini juga menunjukkan sinergi yang kuat antara peles­tarian budaya dan upaya untuk mengembangkan perekonomian masyarakat.

Airlangga tampak happy saat menyaksikan ribuan orang datang berduyun-duyun menghadiri festival tradisional itu. Acara berlangsung meriah. Masyara­kat tampak berdesakan, berebut apem tapi tetap tertib dan guyub.

Baca juga : Aston Villa Vs Arsenal, The Gunners Siap Raih Kemenangan Tandang

Airlangga pun berpesan, acara ini hendaknya dimaknai sebagai momen untuk muhasabah secara spiritual dan kultural. Juga, menjadi pengingat akan warisan nilai-nilai yang diajar­kan oleh Kyahi Ageng Gribig yang dalam dakwahnya selalu konsisten dengan kelembutan, kebijaksanaan dan ketegasan yang menyentuh hati.

“Tradisi ini juga mengajarkan kita untuk senantiasa hidup rukun, tidak saling berebut, dan bisa hidup berdampingan secara damai dengan sesama,” pesan Airlangga.

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 24 Agustus 2024 dengan judul Di Festival Saparan Apem Yaa Qawiyyu, Airlangga Bawa Pesan Hidup Rukun Dan Guyub

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.