Dark/Light Mode

Luhut: Bali Airshow 2024 Kerek Pertumbuhan Pariwisata Dan Ekonomi

Sabtu, 31 Agustus 2024 11:30 WIB
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengecek kesiapan Bali Airshow 2024. (Foto: Ist)
Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengecek kesiapan Bali Airshow 2024. (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Bali International Airshow 2024 siap mengudara di General Aviation Terminal, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Bali, pada 18-21 September 2024.

Acara ini diharapkan menjadi salah satu pameran kedirgantaraan internasional terbesar dan paling berpengaruh di kawasan, dengan kehadiran 6.000 trade visitors dari 100 perusahaan dan lebih dari 100 delegasi dari 35 negara.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan, Bali Airshow akan memberikan manfaat strategis bagi Indonesia. Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, transportasi udara menjadi sektor strategis. 

“Bali Airshow akan meningkatkan konektivitas antar daerah, mengakselerasi pariwisata, dan mendorong pertumbuhan ekonomi,” kata Luhut dalam keterangannya, Sabtu (31/8/2024).

Luhut menyoroti bahwa Bali Airshow akan berbeda dengan pameran serupa lainnya, salah satunya dengan peluncuran Peta Jalan dan Rencana Aksi Nasional Pengembangan Ekosistem Sustainable Aviation Fuels (SAF). Program ini bertujuan menambah nilai ekonomi, menjaga ketahanan energi di sektor udara, dan mendukung komitmen dekarbonisasi Indonesia.

Baca juga : RI-Afrika Bidik Kerja Sama Pembangunan Dan Ekonomi

“Selain itu, kami membuat program khusus untuk mengajak komitmen para stakeholder dunia penerbangan pada isu Environment, Social, Governance (ESG), yang di antaranya ditunjukkan melalui aksi konkret kemanusiaan antara Bali Airshow dengan CARE Indonesia di Nusa Tenggara Timur,” ungkap Luhut.

Untuk memperkuat aspek intelektual dari pameran ini, Bali Airshow menghadirkan dua program diskusi utama dengan pembicara terkemuka dari pemerintah, industri penerbangan, dan sektor militer, antara lain Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Mohamad Tonny Harjono, Direktur Utama PT Len Industri (Persero)-Holding DEFEND.ID Bobby Rasyidin dan  Presiden Airbus Asia Pasifik, Anand Stanley. 

Diskusi tersebut akan berlangsung di Exhibition Hall di South Apron, Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai pada 18-19 September. Sesi dialog ini diselenggarakan atas kerja sama antara Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi serta Tony Blair Institute for Global Change (TBI), yang telah mengkurasi serangkaian diskusi panel ke dalam dua kategori, yaitu Special Dialogue Program dan Special Talk Show Program.

Diskusi tersebut akan membahas berbagai topik, seperti tantangan dan peluang dalam adopsi bahan bakar penerbangan ramah lingkungan, langkah menuju penerbangan berkelanjutan dan penguatan industri pertahanan udara Indonesia.

Para pembicara akan memimpin diskusi penting tentang potensi penerbangan Indonesia dan perannya yang terus berkembang dalam pertahanan global melalui empat forum khusus. Setiap sesi dirancang untuk mengupas berbagai aspek sektor penerbangan Indonesia, menyoroti kontribusi Indonesia terhadap global aviation landscape dan mendorong kemitraan untuk pertumbuhan yang inovatif dan berkelanjutan.

Baca juga : Konsolidasi Perbankan Genjot Pertumbuhan Ekonomi Syariah

Diskusi sesi pertama tentang Global and Regional Collaboration Potential on Sustainable Aviation Fuel (SAF) Supply (18 September 2024 - 14:00-15:15 WITA). Kedua tentang Guardians of the Sky: Exploring Indonesia's Advancements in Air Defense Industry (18 September 2024 - 15:30-16:45 WITA).

Lalu ketiga tentang Soaring High: Indonesia’s Ascend to Becoming a Global Leading Aviation Market (19 September 2024 - 10:00-11:15 WITA). Dan, keempat tentang Fueling the Future: Harnessing Indonesia’s Natural Resource Endowment for Global SAF Feedstock (19 September 2024 - 10:00-11:15 WITA).

Peluang Bisnis

Selain seminar dan pameran, Bali Airshow 2024 juga akan menawarkan beragam program menarik yang dirancang untuk memfasilitasi networking dan bisnis antara para pelaku industri penerbangan global. Acara ini juga akan menghadirkan sesi business matching yang memungkinkan peserta untuk bertemu langsung dengan mitra potensial dari berbagai negara. Program ini bertujuan untuk memfasilitasi kolaborasi internasional dan memperluas peluang bisnis di sektor penerbangan. 

Semua pihak yang terlibat dalam sektor penerbangan dan pertahanan udara dapat turut serta bergabung dan merasakan langsung bagaimana pameran kedirgantaraan internasional berlangsung. 

Baca juga : Pertamina Sumbagsel Perkuat Peran UMKM dalam Pertumbuhan Ekonomi

“Kami sangat antusias untuk menyambut para peserta, trade visitor dan pengunjung publik dari seluruh dunia di Bali Airshow. Dengan berbagai program yang kami tawarkan, termasuk peluang networking dan sesi bisnis, kami berharap dapat memfasilitasi kolaborasi yang produktif dan mendorong kemajuan industri penerbangan,” ujar Andy Wismarsyah, Chief Executive Officer PT Inaro Tujuh Belas, selaku penyelenggara pameran.

Untuk para buyers yang akan menghadiri Bali Airshow, tiket masuk Bali Airshow dan shuttle bus dapat dibeli melalui laman Loket.com mulai 18 Juli hingga 21 September 2024. Harga tiket Bali Airshow adalah Rp 150.000, sedangkan tiket shuttle bus pulang-pergi seharga Rp 100.000. Selama periode penjualan, terdapat penawaran khusus “Buy 5 Get 1 Free” untuk pembelian grup. Semua harga belum termasuk pajak.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.