Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Genjot Pengembangan Rumput Laut, Kemenko Marves Teken MoU Dengan IGCN
Jumat, 6 September 2024 22:55 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) meneken Nota Kesepahaman dengan Indonesia Global Compact Network (IGCN).
Penandatanganan yang dilakukan Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Maritim Kemenko Marves Firman Hidayat, Jumat (6/9/2024) ini, dilakukan untuk percepatan pengembangan International Tropical Seaweed Research Center (ITSRC) sebagai Pusat Unggulan Rumput Laut Tropis Indonesia.
Perjanjian ini merupakan salah satu hal penting yang dilaksanakan dalam pagelaran Indonesia International Sustainability Forum (ISF).
Firman menyebut, kolaborasi ini menjadi tonggak strategis dalam percepatan pengembangan ITSRC sebagai Pusat Unggulan Rumput Laut Tropis Indonesia.
“Ini merupakan kerja sama yang penting antara Kemenko Marves dengan IGCN,” ujar Firman usai penandatanganan perjanjian.
Baca juga : Surveyor Indonesia Teken MoU dengan Universitas Sam Ratulangi Manado
Firman menyampaikan rasa terima kasih kepada pihak ICGN. Juga, kepada pihak United National Global Compact, yang memberikan dukungan terhadap kerja sama tersebut.
United Global Compact merupakan jaringan berbagai pakar, praktisi, dan wirausahawan yang berfokus pada isu-isu penanggulangan kemiskinan, keberlanjutan, dan keadilan sosial,.
Dukungan jaringan global dan kolaborasi ini diyakini akan membuka potensi besar Indonesia yang memiliki keragaman rumput laut tropis terbesar di dunia.
“Kami akan terus bekerja sama untuk mendorong pertumbuhan rumput laut Indonesia sebagai komoditas unggulan masa depan,” tuturnya.
Menurutnya, untuk mencapai Hal tersebut, butuh keterlibatan lebih banyak pakar, lembaga penelitian nasional dan internasional, serta pengembangan kemitraan dengan sektor swasta dan industri.
Baca juga : Progres Proyek MRT Fase 2 On The Track
“Untuk memastikan bahwa kolaborasi tersebut terintegrasi sepenuhnya dari hulu ke hilir,” tutur Firman.
Dalam rangkaian acara ini, Firman juga melaksanakan Letter of Intent (LOI) Announcement of the Kadin Indonesia’s Interest in Collaborating with Konservasi Indonesia on the Blue Halo S Program to Promote Sustainable Blue Economy Development in Indonesia.
“Penandatanganan ini menunjukkan bahwa kita berkomitmen penuh dalam mendukung program Sustainable Blue Economy,” tegas Firman.
Penandatanganan LOI ini dilakukan Wakil Ketua Umum Bidang Kelautan dan Perikanan Kadin Indonesia, Joseph Pangalila dan Senior Vice President & Executive Chair Konservasi Indonesia, Meizani Irmadhiany.
Wakil Ketua Umum Bidang Organisasi, Hukum, dan Komunikasi Kadin Indonesia, Yukki Nugrahawan Hanafi menyatakan, pihaknya berkomitmen mendukung proyek berkelanjutan yang berkaitan dengan Blue Halo S.
Baca juga : Kasus Korupsi Pengadaan X-Ray Di Kementan, 6 Orang Dicegah Ke LN
Yukki menyatakan, Kadin Indonesia secara produktif telah memberikan proposal bisnis melalui anggotanya pada berbagai Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Indonesia.
"Kami percaya pada ekonomi yang berkelanjutan yang fokus pada konsep ekonomi biru," ujar Yukki.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya