Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamenkominfo Siapkan Langkah Tangani Penyebaran Informasi Hoaks Soal PON
Senin, 9 September 2024 00:19 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika (Wamenkominfo) Nezar Patria mengingatkan kepada seluruh insan pers untuk selalu melakukan verifikasi informasi terkait pelaksanaan rangkaian Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024. Hal ini penting untuk mencegah dan membendung peredaran hoaks di masyarakat.
"Sebagai jurnalis, yang harus dilakukan adalah check dan recheck. Karena sumber informasi ini sekarang tidak hanya satu. Sumber itu ada yang official dan ada juga yang unofficial (tidak resmi), baik di media sosial maupun yang beredar di masyarakat,” kata Nezar di Media Center PON XXI Aceh, Banda Aceh, dikutip laman Antara Minggu (8/9).
Ia mengatakan, Kominfo sendiri juga telah memiliki prosedur untuk mengendalikan peredaran hoaks atau disinformasi, bekerja sama dengan ekosistem pencegah hoaks dan verifikasi fakta.
Baca juga : Kominfo Jamin Akses Internet Lancar Saat Pembukaan PON Aceh Sumut
“Kami mendeteksi hoaks melalui berbagai macam jalan. Selain monitoring dengan rekan-rekan media, kami juga melakukan pemantauan dengan menggunakan mesin yang dimiliki oleh Kominfo,” ujar dia.
Dalam penyebarluasan informasi seputar pelaksanaan PON, Kominfo melakukan sinergi dan kolaborasi dengan Pengurus Besar (PB) PON, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), serta media nasional dan lokal.
Kominfo juga telah menyiapkan para jurnalis di bawah koordinasi media center yang melaporkan segala dinamika pertandingan PON XXI. Publikasi terkini yang diolah oleh tim media center PON XXI berupa konten teks, video dan foto dapat dimanfaatkan media nasional maupun lokal melalui halaman s.id/ponxxi-acehsumut.
Baca juga : BPOM Siapkan Bantuan Farmasi Untuk Sudan
Nezar menekankan, pentingnya peranan platform digital untuk mengamplifikasikan dan mendistribusikan informasi-informasi seputar PON XXI. Dari sudut dokumentasi, platform digital juga penting sebagai wadah untuk menyimpan jejak digital, seperti momen-momen dan prestasi-prestasi yang dicetak para atlet yang nantinya dapat diakses setiap saat.
“Ini yang kita maksud bagaimana menciptakan jejak digital yang positif terhadap pencapaian-pencapaian nasional melalui event PON XXI,” kata Nezar.
Upacara pembukaan PON XXI Aceh-Sumut akan dihadiri oleh Presiden Jokowidi Stadion Harapan Bangsa, Banda Aceh, Senin (9/9).
Baca juga : Kominfo Siapkan 3 Jurus Hadapi Tantangan Digitalisasi
PON XXI secara resmi digelar pada 9-20 September 2024. Namun, rangkaian PON telah dimulai sejak Agustus lalu mengingat beberapa pertandingan cabang olahraga tertentu memiliki durasi yang cukup panjang dan penggunaan satu venue yang bergantian untuk beberapa cabang. PON tahun ini mempertandingkan sebanyak 65 cabang olahraga yang melibatkan hampir 13.000 atlet
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya