Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo: 500 Komcad Darat Di Kalimantan Siap Bantu Jaga IKN
Rabu, 11 September 2024 18:56 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 500 warga sipil dari berbagai wilayah di Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Utara ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan (komcad) Gelombang I Tahun Anggaran 2024.
Penetapan komcad dilakukan oleh Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Letjen TNI Tandyo Budi Revita setelah mereka mengikuti latihan dasar kemiliteran (latsarmil) di Rayon Induk Militer VI/Mulawarman, Banjar Baru, selama kurang lebih dua bulan.
“Pembentukan komponen cadangan di Kodam VI/Mulawarman merupakan upaya membangun pertahanan negara di wilayah Pulau Kalimantan sekaligus membantu mengamankan Ibu Kota Nusantara,” kata Menteri Prabowo Subianto dalam amanatnya yang dibacakan oleh Wakil KSAD saat upacara penetapan 500 warga sipil sebagai komcad di Banjar Baru, Kalimantan Selatan, seperti dikutip dari Antara, Rabu (11/9/2024).
Dalam amanatnya itu, Prabowo menjelaskan, keberadaan komponen cadangan merupakan bagian dari strategi pertahanan berlapis untuk menjaga kedaulatan NKRI.
Baca juga : Prabowo Temui PM dan Presiden Senat Kamboja Bahas Penguatan Pertahanan
“Pertahanan militer menghadapi agresi musuh yang memasuki wilayah perairan dan daratan melalui perang berlarut dengan kualitas terpadu dan taktik perang gerilya. Hal tersebut didukung dengan teknologi modern dengan melibatkan seluruh elemen kekuatan nasional termasuk komponen cadangan,” katanya.
Dia menyebut, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk pertahanan negara, tepatnya pada Pasal 1 ayat 9 mengatur sumber daya nasional dikerahkan melalui mobilisasi untuk memperkuat komponen utama, yaitu prajurit TNI.
Oleh karena itu, kata Prabowo, saat komcad itu dimobilisasi oleh Presiden RI dengan persetujuan DPR untuk pertahanan negara, maka mereka pun berstatus sebagai kombatan, yang tunduk pada aturan-aturan militer, termasuk hukum pidana militer.
Namun, saat mereka tak dimobilisasi-atau saat mereka tidak dipanggil negara-maka mereka tetap menjadi warga sipil yang tunduk pada sistem pidana dan peradilan umum.
Baca juga : Skuad Maung Bandung Siap Lakoni Jadwal Padat
“Oleh karena itu, saudara harus bisa menempatkan diri dalam bersikap agar sesuai dengan ketentuan tersebut,” kata Prabowo.
Dalam amanat yang sama, Prabowo juga meminta, mereka untuk terus meningkatkan kompetensi diri setelah menjalani latsarmil di Rindam VI/Mulawarman. Prabowo juga meminta anggota komcad yang baru itu untuk dapat menjaga wibawa dan menjadi pribadi yang bertanggung jawab.
“Junjung tinggi dan jaga nama baik komponen cadangan pertahanan negara,” kata Menhan.
Komcad pertama dibentuk pada 2021 sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 3 Tahun 2021 tentang Peraturan Pelaksanaan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sumber Daya Nasional untuk Pertahanan Negara.
Baca juga : Prabowo Sebut Lalu Iqbal Di Acara Rapimnas: Biasanya Aku Menang Besar Di NTB
Program itu, yang merupakan rintisan Menhan Prabowo, berlangsung sejak 2021 dan perekrutan berjalan setiap tahun. Jika dihitung sejak 2021 sampai dengan September 2024, ada 9.074 warga sipil yang telah ditetapkan sebagai anggota komponen cadangan untuk mendukung kekuatan tiga matra TNI.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya