Dark/Light Mode

Menko PMK Tinjau Pelaksanaan PIN Polio 2024 di Kota Sorong

Senin, 30 September 2024 18:11 WIB
Foto: Kemenko PMK.
Foto: Kemenko PMK.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau pelaksanaan Pekan Imunisasi Nasional (PIN) Polio 2024 yang digelar di SD YPK Syaloom Kota Sorong, pada Senin (30/9/2024).

Muhadjir menyampaikan, pelaksanaan PIN Polio di Kota Sorong tersebut dilakukan sebagai upaya untuk meningkatkan kekebalan tubuh anak usia dini dan mendorong percepatan capaian imunisasi polio yang saat ini masih tergolong rendah di Provinsi Papua Barat Daya dan 5 provinsi lainnya di Tanah Papua .

Baca juga : Nenek 64 Tahun Selamat Dari Santapan Ular Piton

“Dilaporkan ada 4 kabupaten, yakmi Mimika, Mappi, Asmat, Nduga, yang anak-anaknya menderita penyakit polio, mestinya sudah tidak boleh terjadi,” ujar Muhadjir.

Dia mengatakan, Kemenko PMK akan melaksanakan rapat koordinasi secara langsung (luring) dengan mengundang seluruh perangkat daerah terkait dan para camat di lingkup pemerintah Kota Sorong Provinsi Papua Barat Daya dan 5 provinsi lainnya di Tanah Papua secara daring, sehingga dapat mempercepat pelaksanaan PIN polio secara menyeluruh.

Baca juga : Neraca Perdagangan RI Agustus 2024 Kembali Surplus

“Nanti sore saya akan mengundang seluruh Camat di Papua Barat Daya bersama Puskesmas dan juga TNI-Polri melakukan gerakan serempak untuk menuntaskan Pekan Imunisasi Nasional untuk mencegah penyakit polio,” katanya.

Muhadjir juga menyampaikan telah melakukan koordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengalokasikan penyediaan alat-alat penunjang modern di setiap rumah sakit daerah, seperti CT Scan, Cath Lab, dan sebagainya.

Baca juga : Kemenag: Pengadaan Layanan Haji 2024 di Saudi Sesuai Aturan

“Akan kita bantu alat-alat di tingkat kabupaten, setiap RSUD harus sudah punya alat yang modern, bisa untuk melayani masyarakat terutama untuk mencegah penyakit-penyakit yang selama ini cukup tinggi angka cacat dan angka kematiannya, seperti jantung, hipertensi, kanker, dan diabetes,” jelas Muhadjir.

Hadir mendampingi Menko PMK dalam agenda itu, Staf Ahli Gubernur Papua Barat Daya George Yarangga, Plt. Deputi Bidang Koordinasi Peningkatan Kualitas Kesehatan dan Pembangunan Kependudukan Kemenko PMK Nunung Nuryartono, serta sejumlah perangkat OPD terkait di wilayah Papua Barat Daya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.