Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Mendagri Tegaskan Daya Beli Masyarakat Indonesia Tidak Turun
Rabu, 9 Oktober 2024 12:07 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Tito Karnavian menegaskan, saat ini ekonomi Indonesia berada dalam kondisi yang sangat baik. Hal ini dapat dilihat dari inflasi yang terjaga secara year on year pada September sebesar 1,84 persen. Dirinya juga menegaskan secara umum daya beli masyarakat tidak mengalami penurunan.
"Inflasi sebesar 1,84 adalah inflasi yang bagus terendah, dan saya sampaikan daya beli masyarakat tidak menurun tapi meningkat," katanya, saat membuka Temu Karya Nasional dirangkaikan dengan Penganugerahan Desa dan Kelurahan Berprestasi Tahun 2024 di Gedung Ksirarnawa Art Center, Kota Denpasar, Bali, Selasa (8/10/2024).
Baca juga : Andika Dan Luthfi Diajak Terima Tantangan Undip
Mendagri menjelaskan, daya beli masyarakat dapat dilihat dari core inflation (inflasi inti) seperti sektor rekreasi, restoran, jasa, pendidikan, hingga perawatan pribadi. Di bulan September, kata dia, perawatan pribadi dan jasa pribadi mengalami kenaikan inflasi sebesar 0,38 persen.
Hal ini menandakan, daya beli masyarakat masih tinggi. Sementara kenaikan inflasi untuk sektor pendidikan mencapai 0,29 persen dan restoran 0,13 persen.
Baca juga : Mendagri Dorong Penguatan Desa Sebagai Sentra Ekonomi Baru
"Artinya apa? Masyarakat belanja untuk pendidikan anak-anaknya mungkin dan ada uang," kata Tito.
Ia menjelaskan, makanan, minuman, dan tembakau mengalami deflasi atau penurunan harga. Kondisi ini, lanjut Mendagri, merupakan sinyal yang baik. Sebab, hal ini mencerminkan harga pangan turun, suplai, dan distribusi bahan pangan berjalan lancar.
Baca juga : Jadi Kekuatan Ekonomi Baru Di Asia, Jokowi Optimis Indonesia Bisa Sejajar China
Namun, dirinya menegaskan, sebagai negara produsen Indonesia harus mampu menjaga stabilitas harga yang menguntungkan antara produsen dan konsumen.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya