Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Sidang Pleno KTT ASEAN Laos, Wapres Ma’ruf Amin Dorong Penguatan Integrasi & Hubungan Kawasan
Kamis, 10 Oktober 2024 07:11 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin didampingi Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menghadiri Sidang Pleno KTT ASEAN ke-44 yang digelar di National Convention Center, Vientiane, Laos, Rabu (9/10/2024).
Sidang Pleno dipimpin Perdana Menteri Laos, Sonexay Siphandone, dan dihadiri oleh para Pemimpin Negara Anggota ASEAN, Perwakilan Non-politik Myanmar, Perdana Menteri Timor-Leste, dan Sekretaris Jenderal ASEAN.
Dalam pertemuan ini, PM Sonexay turut mengundang Presiden Asian Infrastructure Investment Bank (AIIB) sebagai the Guest of ASEAN Chair.
Pertemuan ini membahas perkembangan pembangunan komunitas ASEAN dan hubungan eksternal ASEAN dengan para mitra dan sahabatnya.
Mengawali sambutannya, Wapres Ma’ruf menyampaikan apresiasi terhadap dukungan dan kerja sama negara-negara anggota ASEAN kepada Indonesia, terutama selama Keketuaan Indonesia di tahun 2023.
Baca juga : KTT Ke 44 Di Laos, Wapres Dorong ASEAN Menjadi Pusat Ekonomi Global
Selanjutnya, Wapres Ma’ruf menyampaikan refleksi perjalanan Indonesia di ASEAN dalam satu dekade terakhir, mulai dari diadopsinya ASEAN Outlook on the Indo-Pacific (AOIP), integrasi ekonomi melalui Regional Comprehensive Economic Parnership (RCEP), dan keanggotaan Timor Leste.
“Kita tidak boleh berpuas diri dalam dunia yang terus berubah cepat. Tantangan masa depan menuntut ASEAN terus beradaptasi dan berkolaborasi lebih erat lagi,” tutur Wapres Ma’ruf.
Dalam kesempatan ini, Ia menyampaikan tiga hal utama yang harus dilakukan ASEAN ke depan.
Pertama, dayung kebersamaan untuk menjaga kestabilan kawasan melalui implementasi AOIP sebagai rujukan utama arsitektur kawasan yang inklusif dan berpusat pada ASEAN.
Kedua, layar inovasi melalui kemajuan teknologi dan digitalisasi. RCEP adalah layar inovasi ASEAN untuk bersaing dalam era baru ekonomi global yang semakin terintegrasi dan berkelanjutan. Untuk itu, Indonesia mendukung bergabungnya anggota baru dalam perjanjian perdagangan ini.
Baca juga : Pimpin Rakor Di Merauke, Wamenhan Dorong Peningkatan Ketahanan Pangan Nasional
Ketiga, kompas berkelanjutan agar ASEAN tetap adaptif dan responsif dalam menjawab tantangan seperti perubahan iklim, ketahanan pangan, dan kelangkaan air.
“ASEAN harus terus berkomitmen pada pembangunan yang tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pada keberlanjutan,” kata Wapres Ma’ruf.
Selain membahas isu strategis kawasan, para Pemimpin ASEAN turut menyampaikan simpati atas bencana Topan Yaki yang terjadi di Filipina, Vietnam, Laos, Thailand, dan Myanmar.
Sementara itu, PM Sonexay selaku Ketua ASEAN 2024 juga menyampaikan apresiasi atas kontribusi Indonesia terhadap pembangunan masyarakat ASEAN di bawah periode kepemimpinan Presiden Republik Indonesia Joko Widodo, termasuk meletakkan visi untuk menjadikan ASEAN sebagai epicentrum of growth di kawasan.
Melalui pertemuan ini para pemimpin Negara Anggota ASEAN sepakat untuk mengadopsi 56 dokumen hasil Keketuaan Laos di ASEAN tahun 2024.
Baca juga : Terima Pengurus IPKI, Bamsoet Dorong Peningkatan Pemberdayaan UMKM
Selain itu, para Pemimpin ASEAN juga mencatat perkembangan penyusunan rencana strategis masing-masing pilar sebagai dokumen pelaksana dari Visi ASEAN 2045.
Rencana Strategis Masyarakat Ekonomi ASEAN 2026-2030 disusun oleh High-Level Task Force on ASEAN Economic Integration dan dilaporkan telah mencapai 71 persen.
Rencana Strategis akan diadopsi oleh para Pemimpin ASEAN bersama dengan Visi ASEAN 2045 pada KTT ASEAN ke-46 di bulan Mei 2025 mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya