Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wujudkan Indonesia Sentris
Kemenhub Bangun dan Revitalisasi 521 Infrastruktur Transportasi Selama 10 Tahun
Jumat, 11 Oktober 2024 09:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Selama 10 tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo, konektivitas antar wilayah menjadi semakin kuat, dengan peningkatan aksesibilitas transportasi dan integrasi layanan.
Selaras dengan amanat pembangunan nasional yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah (RPJMN), Kementerian Perhubungan telah membangun dan merehabilitasi/merevitalisasi 521 infrastruktur fisik sektor transportasi dalam satu dekade terakhir.
Hal ini dilakukan sejalan dengan agenda prioritas pembangunan, melalui pengembangan kawasan dan pemerataan ekonomi yang dimulai dari wilayah pinggir dalam kerangka negara kesatuan atau Indonesia Sentris.
“Salah satu tantangan yang kita hadapi 10 tahun lalu adalah masih adanya ketimpangan antar wilayah yang ada di Indonesia. Karena itu, kami terus membangun infrastruktur sektor transportasi untuk meningkatkan konektivitas dan mobilitas masyarakat," papar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Jakarta, Selasa (8/10/2024).
Menhub menjelaskan, total infrastruktur sektor transportasi darat yang sudah dibangun berjumlah 157. Terdiri dari pembangunan 6 terminal tipe A, 53 rehabilitasi terminal tipe A, pembangunan 44 pelabuhan penyeberangan, dan rehabilitasi 54 pelabuhan penyeberangan.
Di infrastruktur sektor transportasi laut, terdapat pembangunan 28 pelabuhan baru dan 165 pelabuhan direhabilitasi, sehingga totalnya 193.
Baca juga : Prudential Indonesia Bersama Disabilitas Bangun Literasi Inklusi Keuangan
Di infrastruktur sektor udara, telah dibangun 27 bandar udara baru dan 64 rehabilitasi. Totalnya, ada 91.
Di sektor perkeretaapian, terdapat 55 rehabilitasi pembangunan jalur KA dan 25 revitalisasi jalur KA. Total, ada 80 pembangunan dan rehabilitasi.
“Kami juga terus mengembangkan transportasi berbasis teknologi. Seperti hadirnya LRT Jabodebek dan ART (Autonomous Rapid Transit) IKN, yang merupakan kereta tanpa masinis, Kereta Cepat Jakarta Bandung (Whoosh)," papar Menhub.
Tidak hanya membangun infrastruktur secara fisik, Kemenhub juga terus berupaya meningkatkan pelayanan melalui penyederhanaan regulasi, kemudahan perizinan, tata kelola pemerintahan yang baik, inovasi dan digitalisasi pelayanan, serta meningkatkan eksistensi di kancah internasional.
Untuk mendukung konektivitas di daerah tertinggal, terpencil, terluar, dan perbatasan (3TP), Kemenhub menghadirkan layanan perintis, melalui program jembatan udara, tol laut, bus dan kereta perintis.
Rute jembatan udara yang dimulai sejak 2017 telah berhasil menurunkan menurunkan harga barang sebesar 30-70 persen.
Baca juga : Dubes Uni Eropa Untuk Indonesia Denis Chalibi Luncurkan Publikasi Kerja Sama EU-RI
Sementara pada sektor perkeretaapian, telah hadir 10 rute kereta perintis yang memudahkan aksesbilitas ke pusat-pusat kota besar.
Di sektor transportasi darat, telah tersedia 322 trayek perintis, dengan rata-rata pertumbuhan tranyek 1,48 persen sejak 2014 hingga 2024.
Di sektor laut, sudah ada 39 trayek tol laut yang telah menghubungkan titik-titik di barat dan timur Indonesia.
Di saat yang sama, Kemenhub juga memperkuat transportasi perkotaan melalui penyediaan sarana prasarana transportasi umum massal perkotaan, baik berbasis jalan maupun rel.
Layanan transportasi umum massal perkotaan berbasis jalan, dihadirkan melalui skema buy the service. Sedangkan untuk memberikan layanan transportasi umum massal berbasis rel, telah tersedia beberapa moda transportasi terkini seperti LRT, MRT, dan kereta cepat.
Menhub mendorong masyarakat untuk memanfaatkan layanan transportasi umum, dan mengurangi pemakaian kendaraan pribadi untuk menghindari kemacetan di wilayah perkotaan.
Baca juga : Produksi Susu Bakal Terpenuhi
Kemenhub juga mendorong pendanaan kreatif non APBN melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), untuk mempercepat pembangunan sarana dan prasarana transportasi di tengah keterbatasan APBN.
Program pembiayaan kreatif yang telah berhasil dilakukan antara lain pembangunan Proving Ground Bekasi, Pelabuhan Patimban, dan Bandar Udara Dhoho Kediri.
Menhub berharap, pembangunan transportasi ini dapat berlanjut di pemerintahan mendatang. Sehingga, dapat membawa manfaat yang semakin besar bagi masyarakat.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya