Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Dubes Uni Eropa Untuk Indonesia Denis Chalibi Luncurkan Publikasi Kerja Sama EU-RI
Kamis, 19 September 2024 07:01 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Uni Eropa (European Union/ EU) bersama Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) meluncurkan The European Union-Indonesia Cooperation Publication 2024-2025 atau Publikasi Kerja Sama Uni Eropa-Indonesia 2024-2025, Selasa (17/9/2024).
Peluncuran dilakukan Duta Besar (Dubes) Uni Eropa Untuk Indonesia Denis Chaibi bersama Menteri PPN/ Kepala Bappenas Suharso Monoarfa di Hotel Shangri-La, Jakarta.
Dubes Chaibi menjelaskan, publikasi ini mempresentasikan berbagai hubungan antara Pemerintah Indonesia dan Uni Eropa. Termasuk inisiatif di bidang perdagangan, investasi, pendidikan tinggi, tata kelola, hak asasi manusia, lingkungan hidup dan perubahan iklim.
“Ini proyek tentang kerja sama yang mencoba menemukan solusi yang baik satu sama lain. Tidak hanya bagi Uni Eropa dan Indonesia, tapi juga bagi dunia. Kami mencoba menunjukkan kepada dunia, apa yang dapat dilakukan bersama-sama,” kata Dubes Chaibi dalam acara peluncuran itu.
Baca juga : Dubes Italia Untuk Indonesia Benedetto Latteri Hadiri Resepsi Di Atas Kapal Perang
Publikasi ini juga strategi Uni Eropa untuk menanggulangi tantangan global yang paling mendesak. Mulai dari perubahan iklim hingga peningkatan sistem kesehatan, daya saing serta keamanan rantai suplai global.
Dubes Chaibi memastikan Uni Eropa akan terus menjalin kerja sama yang erat di bawah kepemimpinan baru Indonesia ke depannya. Apalagi Indonesia dan Uni Eropa memiliki banyak kesamaan, termasuk komitmen terhadap aturan berlandaskan hukum, kohesivitas kawasan dan multilateralisme.
“Uni Eropa akan terus menjadi mitra setia dan dapat diandalkan Indonesia. Meski ada di tengah kondisi yang penuh ketidakpastian dan meningkatnya tantangan global,” tandasnya.
Untuk itu, Uni Eropa akan memiliki komisi baru.
Baca juga : Dubes Jepang Untuk Indonesia Masaki Yasushi Menjamu Perwira Polisi Peserta Program JICA
“Jadi, kami ingin terus membangun jembatan antara Uni Eropa dan Indonesia,” sambungnya.
Pada kesempatan yang sama, Suharso mengatakan, kemitraan Indonesia dengan Uni Eropa selama ini memainkan peran kunci dalam memajukan berbagai prioritas pembangunan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional Indonesia tahun 2025-2029.
Uni Eropa juga mendukung Indonesia dalam mencapai target Tujuan Pembangunan yang Berkelanjutan/Sustainable Development Goals (TPB/SDGs).
“Kolaborasi ini salah satu landasan dari upaya pembangunan Indonesia dan kami menantikan kerja sama yang lebih kuat dan efisien lagi di masa depan. Bersama-sama membangun masa depan Indonesia yang lebih baik, sejahtera, inklusif dan berkelanjutan,” ujar Suharso.
Publikasi ini diharapkan dapat menjadi sumber referensi bagi pelaku pembangunan dan pemangku kepentingan.
Uni Eropa adalah persatuan ekonomi dan politik dari 27 negara anggota, yakni Bulgaria, Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Irlandia, Yunani, Spanyol, Prancis, Italia, Siprus, Latvia, Lituania, Luksemburg, Kroasia, Hungaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Romania, Slovenia, Slowakia, Finlandia dan Swedia.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya