Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BAKTI Tandatangani PKS Pembangunan BTS dengan 4 Balai dari Papua & Sulawesi
Kamis, 17 Oktober 2024 14:08 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) terus mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur telekomunikasi sebagaimana mandat Presiden Jokowi.
Dalam rangka melaksanakan mandat Presiden, BAKTI bersama empat institusi daerah wilayah Papua dan Sulawesi Tengah menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pembangunan Strategis yang Tidak Dapat Dielakkan Terhadap Pembangunan Base Transceiver Station (BTS), di Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/10/2024).
Baca juga : BG: Hatinya Pak Jokowi Tak Jawasentris, Tapi Indonesia
PKS ini ditandatangani bersama empat institusi, yaitu Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (KSDA) Papua, Balai Besar KSDA Papua Barat, Balai Besar Taman Nasional Teluk Cenderawasih, dan Balai Taman Nasional Kepulauan Togean.
Penandatangan PKS dilakukan Plt Direktur Layanan Telekomunikasi dan Informasi Masyarakat dan Pemerintah BAKTI, Tri Haryanto, bersama Atanasius Guntara Martana, Johny Santoso, Supartono, serta Abdul Rajab. Penandatanganan ini membuka harapan bagi 86 lokasi BTS yang masuk dalam kawasan hutan di Papua, Papua Barat, Papua Tengah, dan Sulawesi Tengah.
Baca juga : Pengamat Nilai Ide Transportasi Pramono yang Realistis
Tri Haryanto menuturkan, PKS ini bertujuan untuk mendukung terwujudnya penguatan tata kelola di wilayah kerja empat Unit Pelaksana Teknis (UPT). “Di samping itu, untuk meminimalisir dampak negatif, baik langsung maupun tidak langsung, sebagai akibat kegiatan penempatan dan pengoperasian menara telekomunikasi BTS BAKTI Kominfo dan sarana pendukungnya di UPT tersebut,” ujarnya.
Selain penandatanganan PKS, tambah Tri, para pihak secara serentak juga menandatangani dokumen Rencana Pelaksanaan Program (RPP), Rencana Kerja Lima Tahun (RKL) dan Rencana Kerja Tahunan (RKT). Hal ini dimaksudkan sebagai perencanaan program tidak lanjut dan pedoman serta acuan dalam pelaksanaan kerja sama.
Baca juga : Pertamina Temukan Sumber Daya Gas Di Sulawesi
Sebelum pelaksanaan penandatanganan PKS, antara BAKTI Kominfo dengan keempat institusi tersebut telah mengadakan pembahasan intensif pada 14-15 Oktober 2024. Hal tersebut dilakukan sebagai langkah konkret dalam meningkatkan kolaborasi untuk konservasi dan pengelolaan sumber daya alam.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya