Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Mayor Teddy, Penerus Pramono Anung Di Sekretaris Kabinet
Senin, 21 Oktober 2024 16:42 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Terpilih RI 2024-2029, Prabowo Subianto, menunjuk Mayor TNI Teddy Indra Wijaya menjadi Sekretaris Kabinet (Seskab) Kabinet Merah Putih (KMP), di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2024).
"Teddy Indra Wijaya, Sekretaris Kabinet," ucap Prabowo Subianto saat membacakan susunan Kabinet Merah Putih pemerintahannya.
Mayor Teddy yang selama ini dikenal sebagai ajudan Prabowo, akan meneruskan tugas yang sebelumnya dijalankan oleh Pramono Anung (Mas Pram) selama dua periode pemerintahan Presiden Joko Widodo (2014-2019 dan 2019-2024).
Mayor Teddy lahir di Manado, Sulawesi Utara, 14 April 1989. Kedua orangtuanya merupakan tentara yakni Kolonel Inf (Purn) Giyono dan Mayor Caj (K) Patris RA Rumbayan.
Mayor Teddy menyelesaikan pendidikan tinggi di SMA Taruna Nusantara sebelum meneruskan studinya di Akademi Militer (Akmil), di mana dia lulus pada tahun 2011.
Baca juga : Mayor Teddy, Sempat Viral Saat Pilpres 2024, Kini Jadi Sekretaris Kabinet
Mayor Teddy juga sempat mengikuti berbagai kursus militer spesialis di Kopassus. Teddy mengikuti pelatihan di Ranger School di Amerika Serikat (AS), sebuah program bergengsi dari Angkatan Darat AS yang bertujuan untuk melatih lulusan US Army Ranger untuk Resimen Ranger ke-75.
Sebelum menjadi ajudan Prabowo, Mayor Teddy terlebih dulu sebagai asisten ajudan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai ajudan Presiden Jokowi, Teddy bertugas selama periode awal kepemimpinan Jokowi dari 2014 sampai 2019.
Sedangkan Sekretaris Kabinet sebelumnya adalah Pramono Anung Wibowo, politisi PDIP kelahiran Kediri, 11 Juni 1963.
Pria yang lebih dikenal dengan nama Mas Pram ini menjabat sejak 12 Agustus 2015. Pada 22 Oktober 2019, Pramono Anung dipilih kembali menjadi Sekretaris Kabinet Indonesia pada Kabinet Indonesia Maju pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin.
Pramono Anung menempuh pendidikan sarjana di Teknik Pertambangan Institut Teknologi Bandung (ITB) dan Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada.
Baca juga : Setelah Dinner, Prabowo Umumkan Kabinet
Pada 11 Januari 2013, Pramono resmi menyandang gelar doktor Ilmu Komunikasi Politik dari Universitas Padjajaran.
Pada masa kepemimpinannya, tradisi Sekretaris Kabinet memberikan keterangan langsung melalui podcast, dimulai.
Semua menteri juga diwajibkan mengikuti sidang paripurna kabinet setiap bulannya agar koordinasi berjalan baik.
Pada 2 Januari 2023, Pramono mengeluarkan Peraturan Sekretaris Kabinet Nomor 1 Tahun 2023 yang mengatur Penetapan Kinerja Utama di Lingkup Sekretaris Kabinet.
Pramono juga memulai upaya agar Sekretariat Kabinet agar tidak menjadi jalur menitipkan kepentingan dengan menerbitkan Peraturan Sekretaris Kabinet (Perseskab) Nomor 6 Tahun 2017, yang berisi Pedoman Penanganan Benturan Kepentingan pada tahun 2017.
Baca juga : BP2MI Harap Pemerintahan Prabowo Maksimalkan Peluang Kerja Di 11 Negara
Selama 9 tahun masa kepemimpinan Pramono, Setkab selalu mendapatkan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Setkab juga berhasil meraih predikat sangat baik dengan skor 93,58 untuk kinerja anggaran.
Kini, tugas yang selama ini diemban Pramono Anung akan diteruskan amanah estafetnya oleh Mayor Teddy.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya