Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Target 3 Juta Rumah, Menteri Ara Ingatkan Jajaran PKP Hindari Korupsi
Selasa, 29 Oktober 2024 06:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait mengingatkan kepada jajarannya untuk menghindari tindakan korupsi dalam wujudkan program tiga juta rumah untuk masyarakat. Hal itu sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto saat memberikan pembekalan kepada menteri kabinet merah putih di Akmil Magelang lalu.
"Presiden Prabowo melarang para menteri untuk mencari keuntungan dari anggaran negara dalam rangka mencegah korupsi. Jadi
PKP harus bersih dari korupsi demi wujudkan program perumahan untuk masyarakat," kata Bang Ara, sapaan Maruarar Sirait saat Diskusi Program 3 Juta Rumah bertemakan ‘Gotong Royong Membangun Rumah Untuk Rakyat’ di Jakarta, Senin (28/10).
Selain itu, Ara mengajak para pengusaha, pengembang, perbankan, serta pihak swasta untuk berpartisipasi aktif dalam program perumahan dengan membangun rumah rakyat lewat dana CSR-nya sehingga efisiensi APBN bisa dilaksanakan dengan baik.
Baca juga : Hari Kedua Retreat, Para Menteri Dan Wamen Dibekali Materi Ekonomi
"Tolong bantu kami, semua mitra kerja harus bergotong royong membangun rumah rakyat. Sesuai dengan bidangnya masing-masing dan saya berharap dunia usaha sektor properti bisa terus berkembang. Kalau harga rumah turun kan rakyat juga senang dan Indonesia lebih sejahtera," kata Bang Ara
Dalam pidatonya, Menteri dari Partai Gerindra ini ingin harga rumah-rumah yang dibangun untuk masyarakat berpenghasilan rendah dan masyarakat kurang mampu bisa diturunkan.
Untuk itu, dirinya siap mendengar berbagai masukan, dan berharap dukungan dari berbagai mitra kerja di bidang perumahan untuk mendukung Program Pembangunan 3 juta rumah yang menjadi program prioritas Presiden, Prabowo Subianto.
Baca juga : Hari Pertama Di Akmil, Para Menteri Makan Malam Bersama Sambil Ngobrol
"Saya targetkan rumah untuk rakyat bisa diturunkan. Saya siap mendengar masukan dari mitra perumahan, ayo gotong royong bangun rumah rakyat " ajak Ara.
Menurutnya, melalui diskusi ini selain ingin menyampaikan rencana pelaksanaan pembangunan 3 juta rumah, dirinya juga ingin mendapatkan masukan terkait struktur organisasi Kementerian PKP yang tengah disusun. Dengan demikian, semua pihak dapat memberikan masukan serta saran terkait hal - hal yang perlu dilaksanakan Kementerian PKP.
Selain itu, sesuai arahan Presiden Prabowo, Ia akan mengedepankan keterbukaan informasi, efisiensi anggaran serta menghindari tindak korupsi di sektor perumahan. Apalagi Kementerian PKP memiliki tugas untuk membangun 3 juta rumah namun anggaran yang disediakan masih minim.
Baca juga : Shandy Purnamasari Berangkatkan 30 Orang Umrah Melalui J99 Foundation
"Kegiatan diskusi ini bukan sosialisasi. Bayangkan anggaran perumahan tahun 2025 hanya Rp 5 triliun. Anggaran ini lebih sedikit daripada tahun 2024 yang anggaran perumahan Rp 14 triliun yang hanya bisa digunakan membangun sekitar 200.000 unit. Jadi bayangkan kami harus membangun 3 juta rumah dan saya harus bisa menggunakan dana non APBN untuk mensukseskan program tersebut," terangnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya