Dark/Light Mode

Menkomdigi RI dan Mendagri Australia Kerja Sama Perangi Ancaman Digital

Kamis, 5 Desember 2024 14:13 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid dan Mendagri Australia Tony Burke mengadakan pertemuan bilateral, di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2024). (Foto: Dok. Komdigi)
Menkomdigi Meutya Hafid dan Mendagri Australia Tony Burke mengadakan pertemuan bilateral, di Kantor Komdigi, Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2024). (Foto: Dok. Komdigi)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Digital Indonesia (Menkomdigi), Meutya Hafid, dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Australia, yang juga menangani keamanan siber, imigrasi, dan urusan multikultural, Tony Burke, mengadakan pertemuan bilateral, di Kantor Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Jakarta Pusat, Selasa (3/12/2024).

Keduanya berkomitmen untuk memperkuat kemitraan strategis di bidang keamanan siber dalam upaya menghadapi tantangan global di era digital. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan siber Indonesia dengan mengadopsi pengalaman dan praktik terbaik dari Australia.

Meutya menyampaikan ketertarikan Indonesia untuk mendapatkan best practice Australia dalam membangun ekosistem keamanan siber yang tangguh. Dia melihat, Australia memiliki kementerian khusus yang menangani keamanan siber, dan pendekatan ini terbukti efektif.

Baca juga : Tokopedia dan ShopTokopedia Bimbing Kelompok Difabel Jualan Di Platform Digital

“Kami ingin mengadopsi praktik-praktik tersebut untuk memastikan keamanan digital, khususnya dalam melindungi layanan pemerintah serta mendukung transformasi digital nasional,” ucapnya, dalam keterangan yang diterima RM.id, Kamis (5/12/2024).

Meutya menekankan pentingnya kerja sama ini untuk mencegah insiden siber besar seperti yang pernah terjadi di Indonesia. Apalagi, keamanan siber adalah prioritas Presiden Prabowo Subianto. “Kami melihat Australia sebagai mitra strategis untuk berbagi pengetahuan dan teknologi guna memperkuat infrastruktur digital kami,” tambahnya.

Mendagri Australia Tony Burke menyambut baik komitmen Indonesia untuk memperluas kolaborasi di bidang ini. Ia menekankan pentingnya kerja sama bilateral dalam menghadapi ancaman siber lintas negara.

Baca juga : Dukung Pencapaian Asta Cita, PHE Jalin Kerja Sama dengan Pusat Survei Geologi

“Keamanan siber adalah tantangan global yang membutuhkan pendekatan lintas batas. Australia sangat menghargai kemitraan ini dan siap berbagi pengalaman untuk memperkuat keamanan siber Indonesia,” ujar Burke.

Dalam pertemuan ini, Meutya didampingi Wamenkomdigi Nezar Patria, Sekjen Komdigi Mira Tayyiba, dan Plt Dirjen Infrastruktur Digital Ismail. Sementara Tony Burke hadir bersama Duta Besar Australia untuk Indonesia Penny Williams dan Sekretaris Departemen Urusan Dalam Negeri Australia Stephanie Foster.

Kerja sama strategis ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam memperkuat keamanan digital kedua negara, sekaligus membuka jalan bagi kemitraan teknologi yang lebih luas di masa depan.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.