Dark/Light Mode

Kemendiktisaintek Resmi Buka SNPMB 2025, Simak Syaratnya

Rabu, 11 Desember 2024 22:01 WIB
Foto: Ist.
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi membuka Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) 2025 pada Rabu (11/12/2024).

Program ini membuka peluang bagi calon mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri (PTN) dengan sistem penerimaan yang berlandaskan prinsip fleksibel, efisien, transparan, adil, larangan berkonflik, dan akuntabel atau FETALA.

Ketua Umum Tim Penanggung Jawab SNPMB Eduart Wolok mengatakan, tidak ada perubahan berarti, walaupun saat ini terdapat pemecahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menjadi Kemendiktisaintek serta Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Menurut Eduart, perguruan tinggi merupakan lembaga yang berada di bawah naungan Kemendiktisaintek.

"Tidak memberikan pengaruh yang signifikan, karena kami sudah melakukan koordinasi sesuai arahan yang baik dari Pak Menteri Diktisaintek dan juga Dikdasmen," kata Eduart dalam konferensi pers peluncuran SNPMB 2025, di Jakarta, Rabu (11/12/2024).

Eduart mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 48 Tahun 2022, tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, terdapat tiga jalur masuk.

Baca juga : Wamendiktisaintek: Ilmiah, Retreat Magelang Kuatkan Ikatan Anggota Kabinet

"Tiga jalur tersebut yakni Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan Seleksi Mandiri," ungkapnya.

Eduart menjelaskan, jalur SNBP dan SNBT sepenuhnya dikelola Panitia SNPMB, sedangkan jalur Seleksi Mandiri dikelola sepenuhnya oleh perguruan tinggi negeri (PTN).

"Panitia SNPMB menerapkan prinsip fleksibel, efisien, transparan, adil, larangan berkonflik, dan akuntabel, yang diharapkan dapat membawa semangat berkeadilan dan transparansi selama proses seleksi dilaksanakan," tegasnya.

Eduart menjelaskan, sejumlah inovasi juga diluncurkan pada SNBP 2025, di antaranya tambahan kuota siswa eligible 5 persen, bagi sekolah yang menggunakan sistem e-rapor pada SNBP, dan keleluasaan bagi siswa untuk memilih hingga maksimal empat program studi.

"Hal ini untuk mendukung calon mahasiswa mendalami potensi dan minat yang dimilikinya, dan memilih program studi sesuai dengan potensi dan minatnya tersebut pada SNBT," tuturnya.

Eduart menuturkan, jalur SNBP menggunakan pendekatan penelusuran prestasi akademik melalui nilai rapor, serta mempertimbangkan prestasi akademik dan non-akademik lainnya.

Baca juga : Hyundai Luncurkan All New SANTA FE, Segini Harganya

Peserta SNBP adalah siswa SMA/SMK/MA/Sederajat kelas terakhir pada 2025 yang memiliki catatan prestasi unggul.

"Setiap PTN menetapkan kuota minimum sebesar 20 persen untuk jalur ini. Proses seleksi dimulai dengan pengisian data nilai rapor siswa oleh pihak sekolah melalui sistem Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS)," tuturnya.

Ia menambahkan, semua sekolah dan peserta wajib memiliki akun pada Portal SNPMB (https://portal-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id).

Sekolah yang sudah memilliki akun SNPMB lama tidak perlu membuat akun baru. Sementara semua peserta, termasuk gap year, wajib membuat akun SNPMB baru.

Lebih lanjut, pendaftar SNPMB 2025 dari keluarga kurang mampu secara ekonomi dapat mengajukan bantuan biaya pendidikan skema Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah).

Pendaftaran KIP Kuliah hanya berlaku untuk pilihan prodi di PTN Kemdiktisaintek.

Baca juga : Kemendikbudristek Raih 3 Penghargaan iNews Award 2024

Informasi detail KIP Kuliah dapat dilihat pada laman Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan di https://kip-kuliah.kemdikbud.go.id.

Informasi resmi tentang SNPMB 2025 dapat dilihat pada laman https://www.snpmb.bppp.kemdikbud.go.id.

"Layanan Call Center pada nomor 0804 1 450450 dan Help Desk melalui https://halo-snpmb.bppp.kemdikbud.go.id. Akun media sosial SNPMB dapat dilihat melalui Instagram, X, dan Tiktok @snpmb_id, serta Facebook dan Youtube SNPMB ID," ucapnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.