Dark/Light Mode

Resmi Beroperasi, SPAM Jatiluhur I Siap Layani 1,9 Juta Masyarakat Bekasi

Kamis, 19 Desember 2024 16:41 WIB
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I Di Bekasi resmi dioperasikan,  Kamis (19/12)
Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I Di Bekasi resmi dioperasikan, Kamis (19/12)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Regional Jatiluhur I resmi dioperasikan. Pemenuhan air minum berkualitas ini untuk 1,9 juta masyarakat di Bekasi Jawa Barat

Hal ini dikatakan Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti saat meresmikan SPAM Regional Jatiluhur I di IPA Bekasi, Rabu (18/12).

 “Saya sangat bahagia SPAM Regional Jatiluhur I bisa beroperasi secara komersial. Ini yang sangat ditunggu-tunggu untuk warga Jakarta, Kabupaten dan Kota Bekasi serta Kabupaten Karawang. Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim mulai hari ini SPAM Regional Jatiluhur I resmi beroperasi secara komersial. Mudah-mudahan kualitas airnya terus bagus,” kata Wamen Diana.

Baca juga : Pertamina Group Siaga Layani Masyarakat Saat Nataru 2024-2025

SPAM Regional Jatiluhur I merupakan Proyek Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU) unsolicited yang mulai konstruksi 19 Januari 2022. 

Proyek ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan air minum berkualitas bagi masyarakat di Jakarta, Kota dan Kabupaten Bekasi serta Kabupaten Karawang.

SPAM Regional Jatiluhur I memiliki kapasitas total 4.750 liter per detik  yang akan didistribusikan kepada 380.000 Sambungan Rumah (SR) untuk dinikmati oleh 1,9 juta masyarakat di Jakarta (4.000 l/detik), Kota Bekasi (300 l/detik), Kabupaten Bekasi (100 l/detik) dan Kabupaten Karawang (350 l/detik). Penyerapan distribusi air direncanakan dilakukan secara bertahap dalam 5 tahun ke depan.

Baca juga : Perpusnas Beri Apresiasi Pustakawan Layanan Terbaik & Pustakawan Teraktif 2024

Pada tahun pertama proyek ini diproyeksikan untuk menyalurkan air minum curah sebesar 744 l/detik kepada offtakers dengan potensi pelayanan lebih dari 21.624 SR baru di wilayah DKI Jakarta, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang.

Wamen Diana berharap dengan dimulainya operasi secara komersial ini dapat mengurangi penurunan muka tanah yang terjadi. 

“Mudah-mudahan bisa mengurangi penggunaan air tanah sehingga bisa menjaga land subsidence yang terus bertambah setiap tahun,” ungkap Diana. 

Baca juga : JEC-Orbita Kendari Siap Berikan Layanan Mata dengan Standar Internasional

Direktur Utama PT Wika Tirta Jaya Jatiluhur Rendy Ardiansyah mengatakan, dimulainya SPAM Regional Jatiluhur I beroperasi secara komersial merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah dan juga badan usaha pelaksana (BUP) dalam mendukung ketersediaan air bersih bagi masyarakat. 

“Proyek ini juga membantu mengurangi ketergantungan terhadap air tanah, mengurangi risiko banjir dan juga wujud nyata Sustainable Development Goals (SDGs) ke-6,” kata Rendy.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.