Dark/Light Mode

Tingkatkan Kompetensi Dan Kesejahteraan

Pemerintah Kebut Tuntas Sertifikasi 625.481 Guru

Senin, 13 Januari 2025 07:30 WIB
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Foto: Dok. Kemenag
Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar. Foto: Dok. Kemenag

 Sebelumnya 
Pihaknya juga selalu siap membantu Direktorat PAI dan guru tenaga kependidikan ma­drasah.

“Dalam satu sampai dua tahun ke depan akan kita selesaikan guru-guru yang belum dikukuhkan sebagai guru profe­sional kami siap membantu,” tegasnya.

Pendidikan Profesi Guru Kemenag pada 2025 ditarget­kan menyasar 269.168 guru. Sementara pada 2026, PPG Kemenag ditargetkan untuk 356.313 guru.

Baca juga : Ayo, Unduh Aplikasi SSM

Ia menegaskan komitmennya menyukseskan program PPG untuk memastikan seluruh guru di lingkungan Kemenag mem­peroleh manfaat dalam program tersebut.

Pelaksanaan PPG di Kemenag dilaksanakan melalui satu pintu kepanitiaan nasional.

Hal ini dinilai sebagai wujud dari implementasi Moderasi Beragama sekaligus mempermudah koordinasi antar unit pembina.

Baca juga : PKB Dorong Program MBG Sasar Santri Juga

Pelaksanaan PPG bagi guru di lingkungan Kemenag juga dilaksanakan serempak melalui Panitia Nasional.

“Ini bentuk implementasi dari Moderasi Beragama dan kemu­dahan dalam koordinasi. Karena isunya sama pada setiap masing-masing agama,” tuturnya.

Sementara pengukuhan guru profesional, adalah untuk me­mastikan mereka mampu men­transfer ilmu kepada para anak didiknya. Diingatkannya, pada tahun 2045, Indonesia mema­suki “The Golden Age” alias era emas.

Baca juga : Gerindra: Berani Korupsi, Ada Sanksi Tegas Menanti

“Cirinya cuma dua, yaitu maju dalam ilmu pengetahuan, sains dan teknologi dalam satu sisi,” ucap Sahiron. JAR

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Senin, 13 Januari 2025 dengan judul "Tingkatkan Kompetensi & Kesejahteraan, Pemerintah Kebut Tuntas Sertifikasi 625.481 Guru"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.