Dark/Light Mode

Menko Airlangga Dorong Lulu Group Perluas Investasi di Indonesia

Rabu, 12 Februari 2025 15:37 WIB
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan). (Foto: Ist)
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan). (Foto: Ist)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong, peningkatan kerja sama perdagangan dan investasi antara Indonesia dan Persatuan Emirat Arab (PEA) dalam kunjungan kerjanya di Dubai.

Dalam kesempatan tersebut, Menko Airlangga menjadi panelis kehormatan di acara tahunan The World Governments Summit serta mengadakan pertemuan dengan delegasi berbagai perusahaan multinasional asal PEA, termasuk Lulu Group International (LGI).

Dalam pertemuan tersebut, Chairman & Managing Director LGI, Yusuff Ali Musaliam Veettil Abdul Kader menyampaikan komitmennya untuk meningkatkan investasi di Indonesia. Lulu Group International, yang berdiri sejak tahun 2000, merupakan perusahaan konglomerasi dengan bisnis di berbagai sektor seperti ritel, manufaktur, perdagangan barang, dan real estate. Dengan omzet mencapai 8 miliar dolar AS, LGI telah menjadi pemain utama dalam perekonomian kawasan Teluk.

Baca juga : IBC Gelar Forum Ekonomi Skala Internasional, Intip Peluang Investasi

Di Indonesia, LGI hadir melalui anak perusahaannya, Lulu Retail, yang mengoperasikan empat cabang Lulu Hypermarket di Cakung, Tangerang, Sawangan, dan Bekasi. Untuk memperluas bisnisnya, LGI berencana membangun Meat Processor Plant di Indonesia dengan investasi sekitar Rp 2 miliar, di luar biaya pembangunan dan administrasi perusahaan.

Pabrik ini akan mengolah produk daging seperti sosis dan bakso dengan proses yang mencakup penyiapan bahan baku, pembentukan, penggorengan, pembekuan, hingga pengemasan.

“Kami menjamin produk yang dihasilkan akan bersertifikasi halal, serta memiliki harga yang lebih kompetitif dibandingkan produk impor,” ujar Yusuff.

Baca juga : MIF 2025 Siap Fasilitasi 700 Lebih Investor Asing Investasi Di Indonesia

Menko Airlangga menyambut baik rencana investasi tersebut dan mendorong LGI untuk memperluas jaringan ritelnya ke kota-kota besar lainnya di Indonesia. Pemerintah juga menawarkan berbagai fasilitas dan insentif investasi melalui skema Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang memberikan kemudahan perpajakan, tenaga kerja kompetitif, infrastruktur terintegrasi, serta prosedur bea cukai yang lebih efisien.

“Pemerintah mendukung penuh rencana LGI membangun pabrik pengolahan daging di Indonesia. Kami berharap LGI dapat memanfaatkan fasilitas investasi yang tersedia, termasuk KEK, untuk merealisasikan proyek ini,” ujar Menko Airlangga.

Dalam pertemuan ini, Menko Airlangga didampingi oleh Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Susiwijono Moegiarso, Duta Besar Republik Indonesia untuk PEA Husin Bagis, serta Konsul Jenderal Republik Indonesia di Dubai Denny Lesmana.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.