Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bicara Lalu Lintas Lebaran Dan Truk ODOL
Menhub Temui Tito
Jumat, 14 Februari 2025 07:30 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi meminta Pemerintah Daerah (Pemda) aktif mendukung kelancaran arus lalu lintas selama periode Lebaran 2025.
Permintaan itu disampaikan Menhub saat bertemu Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (13/2/2025).
Dudy meminta Pemda yang wilayahnya menjadi tujuan utama mudik, terus aktif mendukung kelancaran lalu lintas selama periode Lebaran tahun 2025.
Baca juga : Parpol Koalisi Pemerintah Konsolidasi Di Hambalang
“Hal ini penting untuk memberikan rasa aman, nyaman dan lancar kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan, baik ketika arus mudik atau balik,” ujar Dudy.
Dia menjelaskan, Kemenhub tidak bisa bekerja sendiri untuk mensukseskan angkutan Lebaran 2025. Perlu dukungan dari berbagai pihak. Salah satunya, dari Kemendagri.
Dalam pertemuan itu, Dudy juga menuturkan, rencana optimalisasi Pusat Informasi Transportasi (Pusintrans) yang dimiliki oleh Kemenhub.
Baca juga : Pilbup Ulang Di Bangka Kurang Rp 17 Miliar
Pusintrans merupakan sebuah fasilitas yang dapat memantau pergerakan penumpang, pergerakan sarana baik umum maupun pribadi hingga prakiraan cuaca setiap hari selama 24 jam.
Eks Komisaris PLN ini berharap, adanya integrasi data antara Dinas Perhubungan Provinsi dan kabupaten/kota dengan Pusintrans Kemenhub.
Data yang dimaksud, antara lain berupa data produksi lalu lintas keluar masuk daerah provinsi dan kabupaten/kota, data monitoring lalu lintas di provinsi dan kabupaten/kota, serta data produksi angkutan penumpang di Terminal Tipe B yang menjadi tanggung jawab Dinas Perhubungan Provinsi maupun kabupaten/kota.
Baca juga : RDF Plant Rorotan Siap Beroperasi Tahun Ini
“Rencananya, untuk fase pertama adalah integrasi data Terminal Tipe B di wilayah Pulau Jawa dengan target live pada April 2025,” katanya.
Selain itu, Dudy juga menyampaikan perlunya kolaborasi antara Kemenhub dengan Kemendagri dalam rangka penanganan truk Over Dimension and Over Loading (ODOL) yang terindikasi kerap menyebabkan kecelakaan di jalan raya.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya