Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri PU Tinjau 160 Hektare Sawah Banjir di Karawang, Petani Harap Solusi
Jumat, 7 Maret 2025 09:58 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo meninjau wilayah terdampak banjir di Karangligar, Karawang.
Banjir ini terjadi akibat aliran balik dari Sungai Cibeet yang menyebabkan Saluran Pembuang Cidawolong dan Kedunghurang tidak mampu mengalirkan air secara optimal. Akibatnya, sekitar 160 hektare sawah dan permukiman di Kecamatan Telukjambe Barat, Karawang Barat, serta Pangkalan tergenang.
Menteri dari Partai Demokrat ini mengatakan, dampak terhadap lahan pertanian menjadi perhatian serius, mengingat daerah ini merupakan bagian dari program swasembada pangan nasional.
Baca juga : Menko Agus Yudhoyono Tinjau Bekasi, Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Cepat
"Sawah yang terendam tidak hanya merugikan petani, tetapi juga bisa memengaruhi produksi pangan di tingkat nasional," ujar Menteri Dody saat berkunjung ke lokasi, Kamis (6/3).
Ia menambahkan, banjir yang terjadi pada 4 dan 5 Maret 2025 ini membutuhkan solusi cepat dan terukur. Kementerian Pekerjaan Umum telah menyiapkan sejumlah langkah penanganan, antara lain normalisasi saluran pembuangan, pemasangan pompa, serta pembangunan tanggul atau parapet guna memperkuat infrastruktur pengendali banjir.
Rencana ini juga mencakup pembangunan rumah pompa dan peningkatan sistem drainase di Saluran Pembuang Cidawolong dan Kedunghurang untuk memperlancar aliran air.
Baca juga : Kepala BNPB Dan Menteri Sosial Tinjau Kunjungi Pengungsi Banjir Kota Bekasi
Menteri Dody menegaskan penanganan banjir ini juga harus melibatkan pemerintah daerah agar bisa berjalan efektif.
"Balai juga akan segera berkoordinasi dengan Pak Gubernur dan Bupati, karena kewenangan untuk beberapa langkah teknis seperti pembebasan lahan ada di tangan pemda," katanya.
Dody menyoroti pentingnya mempercepat penyediaan lahan di daerah terdampak agar permasalahan ini tidak terus berulang.
Baca juga : Kementerian PU Terjunkan 2 Perahu Karet Evakuasi Warga Bekasi
Ia berkomitmen untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah serta pihak terkait guna merealisasikan langkah-langkah mitigasi secara cepat dan komprehensif.
"Tujuannya tidak hanya untuk mengurangi risiko banjir di masa mendatang, tetapi juga memastikan ketahanan pangan nasional tetap terjaga," pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya