Dark/Light Mode

Tinjau Posko Pengamanan Idul Fitri 2025, Menko Polkam: Negara Hadir untuk Rakyat

Rabu, 26 Maret 2025 21:09 WIB
Menko Polkam Budi Gunawan (Foto: Antara)
Menko Polkam Budi Gunawan (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2025, Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) mengerahkan tim pemantauan ke enam wilayah prioritas, yakni Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Peninjauan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengamanan serta pelaksanaan Operasi Ketupat 2025 berjalan optimal.

Menko Polkam Jenderal Polisi (Purn) Budi Gunawan memimpin langsung kegiatan pemantauan bersama jajarannya di sejumlah titik strategis, Rabu (26/3/2025). Peninjauan ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara dalam menjamin rasa aman masyarakat selama perayaan Idulfitri 1446 Hijriah.

Kegiatan ini juga dilakukan untuk memastikan arahan Presiden Prabowo Subianto dijalankan. Yaitu, pengamanan tidak hanya terfokus pada kelancaran lalu lintas, tetapi juga menjamin distribusi logistik, terutama pangan, serta keselamatan masyarakat secara menyeluruh.

Baca juga : Ceriakan Momen Idul Fitri, Pertamina Bagikan THR kepada Anak-Anak

Hasil pemantauan menunjukkan bahwa situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum dalam kondisi aman dan kondusif. Tidak ada laporan kasus menonjol di wilayah-wilayah yang dipantau. Lokasi strategis seperti tempat wisata, pelabuhan, terminal, bandara, dan stasiun dijaga dan dipantau secara intensif oleh personel gabungan.

Arus lalu lintas mudik terpantau padat namun tetap lancar. Volume kendaraan tertinggi tercatat di Tol Cikampek Utama arah Jawa Tengah dengan 28.894 unit kendaraan, Tol Cipali arah Jawa Tengah dengan 23.623 unit, serta Gerbang Tol Banyumanik Semarang dengan 23.971 unit masuk.

Aktivitas masyarakat di tempat wisata juga meningkat, khususnya di Jawa Tengah yang memiliki 97 titik wisata dan total 26.131 pengunjung. Sebanyak 1.235 personel gabungan diterjunkan untuk mengamankan area tersebut dan menjaga situasi tetap terkendali.

Baca juga : Libur Nyepi Dan Hari Raya Idul Fitri 2025, BNI Terapkan Operasional Terbatas

Lonjakan pergerakan penumpang juga tercatat pada berbagai moda transportasi. Bandara Soekarno-Hatta mencatat 35.980 keberangkatan dan 36.049 kedatangan. Sementara itu, stasiun-stasiun di Jakarta melayani 79.702 penumpang berangkat dan 96.205 penumpang datang. Di sektor transportasi laut, Pelabuhan Merak dan Bakauheni mencatat hampir 110 ribu penumpang.

Untuk memastikan koordinasi lintas instansi berjalan dengan baik, Tim Kemenko Polkam juga meninjau langsung sejumlah pos pengamanan, seperti Pos Pam GT Kalikangkung, Exit Tol Prambanan, dan Posko Saber Pungli di DKI Jakarta.

Dalam arahannya kepada seluruh personel pengamanan di lapangan, Menko Polkam menekankan pentingnya menjaga stamina dan keselamatan pribadi, karena kondisi fisik yang prima menjadi dasar utama dalam menjalankan tugas. Ia juga menegaskan pentingnya memperkuat kerja sama dan solidaritas antarinstansi sebagai wujud nyata kehadiran negara di tengah masyarakat. Pendekatan humanis dan persuasif perlu diutamakan agar masyarakat merasa dilindungi dan nyaman dalam merayakan Idul Fitri.

Baca juga : 20 Ucapan Selamat Hari Raya Idul Fitri 2025 Dalam Bahasa Inggris Dan Islami

Selain itu, komunikasi aktif dan terbuka antar posko dan antar instansi dinilai penting untuk mempercepat respons terhadap berbagai dinamika di lapangan. Dalam menghadapi situasi darurat atau potensi gangguan, respons cepat dan solusi tepat harus menjadi prinsip kerja bersama.

Kemenko Polkam berkomitmen untuk terus hadir dan memastikan masyarakat dapat menjalankan tradisi mudik serta merayakan Idul Fitri 2025 dengan aman, nyaman, dan penuh suka cita.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.