Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Pantura, Menteri PU Temukan Sejumlah Titik Bergelombang di Jalur Mudik
Sabtu, 29 Maret 2025 05:52 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo meninjau jalur Pantai Utara Jawa (Pantura) guna memastikan kesiapan infrastruktur dalam mendukung arus mudik dan balik Lebaran 2025.
Menteri PU memantau jalur mulai dari Cikampek (wilayah Jawa Barat) hingga Semarang (wilayah Jawa Tengah) pada Jumat (28/3/2025).
Menteri dari Partai Demokrat ini menyampaikan, bahwa hasil evaluasi menunjukkan kondisi jalan Pantura di wilayah Jawa Barat hingga Jawa Tengah dalam kondisi baik kendati masih terdapat beberapa titik yang mulai bergelombang.
"Tapi memang sudah kita anggarkan untuk melakukan preservasi menengah hingga berat tergantung kondisi jalannya. Semua posko telah disiapkan dengan alat berat dan alat tambal cepat untuk memastikan lubang-lubang yang muncul bisa segera ditangani," kata Menteri Dody di Posko PPK 1.1 Provinsi Jawa Tengah yang berada di ruas Jalan Batas Kota Tegal-Batas Kota Pemalang.
Baca juga : Kapolri Pastikan Kelancaran Dan Pelayanan Arus Mudik
Menteri Dody menambahkan, meskipun sudah melewati H-10, namun jika ditemukan lubang baru, maka akan segera dilakukan penanganan saat volume lalu lintas tidak terlalu padat agar tidak mengganggu arus perjalanan pemudik.
"Jalan nasional ini punya batas tonase maksimal 10 ton dengan asumsi tidak ada over dimension dan overload . Namun begitu ada kendaraan yang lewat melebihi batas tersebut, kami akan sarankan untuk menggunakan jalan tol," katanya.
Menurutnya, hal ini penting untuk mengurangi beban APBN yang harus menanggung biaya perbaikan jalan nasional akibat kendaraan ODOL.
"Harusnya perbaikan dilakukan 6 bulan atau setahun sekali, tapi jika kendaraan ODOL tetap melintas, jarak waktu perbaikan akan semakin pendek. Kalau dibiarkan, berisiko menimbulkan kecelakaan, terutama bagi pengendara motor yang mendominasi volume kendaraan di Indonesia," paparnya.
Baca juga : Tinjau Rest Area KM 57, Kapolri Pastikan Kelancaran Arus Mudik
Menteri Dody menyampaikan, bahwa penanganan masalah ODOL perlu melibatkan kementerian terkait, seperti Kementerian Ekonomi, Kementerian Perindustrian, dan Kementerian PU untuk merumuskan solusi terbaik secara komprehensif.
Sementara Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Jateng-DIY, Khusairi mengatakan, untuk memastikan arus mudik lancar pada ruas-ruas jalan nasional seperti di jalur Pantura, BBPJN Jateng-DIY telah melakukan perbaikan jalan untuk menangani lubang guna mendukung zero pothole.
BBPJN Jateng-DIY memetakan 53 titik rawan kemacetan, 30 titik rawan kecelakaan, dan 51 titik rawan bencana di wilayah Jawa Tengah dan DIY.
"Kami juga telah menyiagakan 24 Posko Lebaran yang terdiri dari 19 posko di Jawa Tengah dan 5 posko di DIY,” kata Khusairi.
Baca juga : Kumpul Di Istana, Menteri Dan Wamen Diminta Prabowo Perbaiki Komunikasi Publik
BBPJN Jateng-DIY juga telah menyelesaikan sejumlah pembangunan underpas, flyover dan jalan yang dapat digunakan para pemudik.
“Di Kota Solo, kehadiran Underpass Joglo akan mendukung kelancaran arus mudik di wilayah tersebut. Sedangkan di Magelang, Flyover Canguk telah disiapkan untuk mendukung jalur Lebaran ke arah Yogyakarta maupun sebaliknya ke Magelang/Semarang guna mengurai kemacetan,"kata Khusairi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya