Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Kapolri Instruksikan Seluruh Personel Amankan Malam Takbiran dan Shalat Id
Minggu, 30 Maret 2025 23:28 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan seluruh personel Polri untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran dan Shalat Idul Fitri 1446 Hijriah.
Hal itu disampaikan Kapolri usai menggelar Video Conference dengan seluruh Polda jajaran bersama Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Budi Gunawan, Panglima TNI Jenderal Agus Subianto dan Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.
Sigit menegaskan telah memberikan arahan khusus untuk mengamankan pelaksanaan malam takbiran di 843 titik yang melibatkan 555.589 masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.
"Tentunya ini membutuhkan kesiapan personel pengamanan untuk memastikan kegiatan malam ini, malam takbiran, karena ada beberapa wilayah yang melaksanakan pawai," ujar Sigit,.di Polda Metro Jaya, Minggu (30/3/2025), malam.
Baca juga : Tantangan Pelatih Persija Melatih Pemain Yang Puasa Ramadan
Tak hanya malam takbiran, Sigit juga berpesan agar para petugas dilapangan untuk mengamankan kegiatan Shalat Id yang akan digelar, pada Senin (31/3/2025) besok.
Ia mengatakan, ada 78.506 Masjid dan 38.390 titik Salat Id yang akan menjadi fokus pengamanan petugas.
Selain itu, Sigit juga berpesan agar para petugas tetap mewaspadai pergerakan arus mudik yang masih tersisa.
Sebab, diperkirakan masih ada 20 persen masyarakat yang belum melakukan perjalanan dan diprediksi akan terjadi lonjakan pasca-Lebaran.
Baca juga : Lebaran, Mendagri Instruksikan Pemda Perbanyak Bansos Untuk Rakyat
"Biasanya ini akan ada lonjakan pasca-kegiatan Halal bi Halal, lonjakan baik di Hari H atau H+1 biasanya masih ada. Oleh karena itu saya minta untuk seluruh jajaran juga tetap waspada dan mempersiapkan berbagai macam alternatif rekayasa," imbau eks Kabareskrim Polri itu.
Dia mengatakan puncak arus mudik Lebaran 2025 telah terlewati pada Jumat (28/3) kemarin. Sigit menyebut dari data yang ada terjadi peningkatan pemudik melalui jalur tol sebesar 1,1 persen dari tahun sebelumnya.
Sementara untuk waktu tempuh, kata dia, secara rata-rata terjadi pengurangan yang signifikan yakni sebesar 42 menit dari rata-rata pada tahun 2024.
Ia menyebut, untuk menuju Jawa Tengah, kini hanya membutuhkan waktu tempuh 5 jam 21 menit.
Baca juga : Kapolri Turun Ke Posko Terpadu, Pastikan Kesiapan Personel Operasi Ketupat 2025
Terakhir, Sigit juga turut meminta seluruh jajaran untuk bersiap menghadapi puncak arus balik yang diperkirakan terjadi pada periode 5-7 April besok.
Mulai dari persiapan rekayasa lalu lintas hingga penyiapan jalan alternatif di ruas arteri untuk mengantisipasi bencana.
"Kami minta seluruh jajaran untuk bisa melakukan langkah cepat. Mempersiapkan jalur alternatif ataupun segera melakukan langkah-langkah untuk menyelesaikan dengan tim satgas yang sudah ada sehingga jalur-jalur tersebut bisa digunakan kembali dengan normal," tutup Sigit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya