Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Hadiri Bimbingan Manasik di Gowa, Gus Irfan Paparkan 3 Pilar Sukses Haji
Minggu, 27 April 2025 20:44 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sebanyak 599 calon jemaah haji dari Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, mengikuti Bimbingan Manasik Haji Tahap Tahun 1446 H/2025 M yang diselenggarakan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Gowa, di Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa, Jumat (25/4/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum bagi para calon tamu Allah untuk memantapkan persiapan diri, baik dari segi pemahaman tata cara ibadah maupun kesiapan spiritual dan sosial menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
Manasik Haji Kabupaten Gowa dihadiri Kepala Badan Penyelenggara Haji (BP Haji), Mochamad Irfan Yusuf, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama (Kemenag) Hilman Latief, Deputi Bidang Pengawasan, Pemantauan dan Evaluasi Penyelenggaraan Haji Harun Al Rasyid, Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Arfi Hatim, Kepala Kanwil Kemenag Sulawesi Selatan Ali Yafid, dan Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang.
Baca juga : Ary Ginanjar Paparkan 3 Fondasi Dasar Wujudkan Indonesia Pusat Halal Dunia
Gus Irfan, sapaan akrab Mochamad Irfan Yusuf, menyampaikan visi strategis BP Haji melalui konsep Tri Sukses Penyelenggaraan Haji dan Umrah. "Ketiga pilar tersebut meliputi sukses ritual, sukses ekosistem ekonomi, dan sukses peradaban dan keadaban," ujarnya, dalam keterangan yang diterima redaksi, Minggu (27/4/2025).
Pertama, keberhasilan ritual. Yaitu memastikan jamaah dapat menjalankan ibadah dengan aman, khusyuk, dan penuh kedamaian.
Kedua, keberhasilan ekosistem ekonomi. Yaitu mengoptimalkan potensi haji dan umrah dalam mendukung UMKM halal, industri logistik, layanan keuangan syariah, serta teknologi pelayanan.
Baca juga : Gelar Bimbingan Manasik dengan 140 Ribu Peserta, Kemenag Raih Rekor MURI
Ketiga, keberhasilan peradaban dan keadaban. Yaitu membentuk jemaah sebagai duta Islam yang menampilkan karakter bersih, tertib, toleran, dan moderat.
Dalam kesempatan ini, Gus Irfan memperkenalkan BP Haji, lembaga baru yang dibentuk Presiden Prabowo Subianto. BP Haji akan menjadi otoritas tunggal penyelenggaraan ibadah haji nasional, mulai 2026 setelah revisi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2019 rampung.
"BP Haji merupakan badan baru yang dibentuk Presiden Prabowo. Ini terobosan Presiden agar haji tidak sekadar ritual, tapi juga punya dampak besar bagi bangsa dan umat. Tahun ini penyelenggaraan haji masih dilaksanakan oleh Kementerian Agama, nanti penyelenggaraan haji tahun 2026 akan kelola haji oleh BP Haji," ungkapnya.
Baca juga : Di Manasik Nasional, Dahnil Sampaikan Harapan Prabowo Terkait Sukses Haji 2025
Kepala Kantor Kemenag Gowa Jamaris, dalam laporannya, mengungkapkan, jemaah haji Gowa musim 1446 H berjumlah 599 orang. Mereka akan diberangkatkan dalam tiga kelompok terbang (kloter), yaitu kloter 5, 6 dan 41.
Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang mengungkapan rasa syukur atas peningkatan jumlah pendaftar haji di Kabupaten Gowa setiap tahunnya. Ia menilai, hal ini mencerminkan kondisi ekonomi yang stabil serta kesadaran beragama yang tinggi di tengah masyarakat.
“Alhamdulillah, pendaftar haji di Gowa meningkat secara signifikan. Ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, tokoh masyarakat, dan lembaga keagamaan yang bersama-sama membangun Gowa sebagai daerah religius dan sejahtera,” ujarnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya