Dark/Light Mode

PCO: Revitalisasi Sekolah Wujud Kepedulian Pemerintah Setarakan Akses Pendidikan

Sabtu, 3 Mei 2025 16:19 WIB
Pelaksanaan program revitalisasi sekolah. (Foto: PCO)
Pelaksanaan program revitalisasi sekolah. (Foto: PCO)

RM.id  Rakyat Merdeka - Pemerintah telah meluncurkan Program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden Prabowo Subianto. Salah satu sekolah yang mendapatkan manfaat langsung dari program ini adalah SDN Padurenan IV, Bekasi, Jawa Barat. 

Tenaga Ahli Utama Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Adita Irawati menyampaikan, Program Revitalisasi Sekolah dan Digitalisasi Pembelajaran merupakan PHTC keempat Presiden Prabowo.

Baca juga : Aismoli Dorong Pemerintah Bikin Peta Jalan Kendaraan Listrik

“Alhamdulillah hari ini kita melaksanakan groundbreaking program revitalisasi sekolah. Ini merupakan wujud nyata keseriusan Pemerintah dalam meningkatkan kualitas pendidikan yang bermutu, agar Indonesia bisa maju dan mencapai Indonesia Emas,” kata Adita, dalam keterangannya, Sabtu (3/5/2025).

Kata Adita, program ini bertujuan untuk menyetarakan akses pendidikan. "Melalui digitalisasi, saudara-saudara kita yang selama ini belum mendapatkan konten pembelajaran yang memadai bisa terbantu. Sekolah akan mendapatkan papan interaktif, laptop, akses jaringan, serta materi pembelajaran digital dalam bentuk hard disk,” ujar Adita.

Baca juga : SAH Apresiasi Dasco, Anggap Peduli Terhadap Dunia Pendidikan

Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Faisal Syahrul menyatakan, revitalisasi menyasar sekolah-sekolah dengan tingkat kerusakan sedang hingga berat, dengan total anggaran sebesar Rp 17,1 triliun.

“Kami ingin memastikan standar pelayanan pendidikan yang setara, baik di Papua maupun di kota-kota besar seperti Bekasi. Dengan revitalisasi ini, anak-anak bisa belajar dengannyaman, tanpa rasa khawatir terhadap kondisi bangunan,” kata Faisal.

Baca juga : Pemerintah Fokuskan Pendidikan Dan DTSEN

Kepala SDN Padurenan IV Sri Sulastri mengungkapkan, sekolahnya memang sangat membutuhkan perhatian. “Tingkat kerusakan sekolah kami mencapai 80 persen dengantiga ruang kelas dalam kondisi rusak berat. Kami sangat bersyukur SDN Padurenan IVmenjadi salah satu prioritas dalam program ini,” tuturnya.

Dengan pelaksanaan program revitalisasi ini, Pemerintah berharap anak-anak Indonesiadapat belajar dalam lingkungan yang aman, layak, dan bisa mendukung pertumbuhan sertapotensi mereka secara maksimal.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.