Dark/Light Mode

Blusukan ke IKN, Gibran Minta Beringin Ditanam di Istana Wapres

Jumat, 30 Mei 2025 08:58 WIB
Wapres Gibran Rakabuming Raka (kiri) saat blusukan di IKN, Kalimantan Timur (Foto: Setwapres)
Wapres Gibran Rakabuming Raka (kiri) saat blusukan di IKN, Kalimantan Timur (Foto: Setwapres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka blusukan ke Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur (Kaltim) selama dua hari, Rabu-Kamis (28-29/5/2025). Gibran mengecek sejumlah fasilitas penunjang IKN. Salah satunya Istana Wapres. Gibran lalu menyampaikan pesan khusus, minta pohon beringin ditanam di kawasan yang direncanakan akan dijadikan tempatnya ngantor.

Gibran ke IKN naik pesawat TNI Angkatan Udara. Pesawatnya mendarat di Bandara IKN, Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Rabu (28/5/2025), pukul 14.09 WITA.

Di IKN, lokasi yang pertama kali ditinjau Gibran adalah pembangunan Jalan Tol KM 5B menuju Kawasan Inti Pusat Pemerintahan di Sepaku, yang progresnya mencapai 70 persen. Dalam kunjungan ini, Gibran didampingi Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono dan Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud.

Tol ini ditargetkan rampung pertengahan 2026. Keberadaan tol ini akan memangkas waktu tempuh dari Bandara Sepinggan ke kawasan inti IKN menjadi sekitar 50 menit. Tol ini juga akan mempermudah mobilitas logistik dan publik.

Beres meninjau tol, Gibran bergeser ke Rumah Sakit (RS) Abdi Waluyo, yang progres pembangunannya mencapai 75,6 persen. RS ini akan jadi fasilitas kesehatan modern.

Baca juga : Tanggung Jawab LPS Kini Makin Kompleks

Berikutnya, Gibran mengunjungi Universitas Gunadarma Kampus Digital, Kantor Kementerian Koordinator, RS Hermina Nusantara yang telah beroperasi, dan RS Kementerian Kesehatan (Kemenkes) di Sumbu Barat.

Selanjutnya, Gibran mengunjungi Masjid Negara yang progres pembangunannya sudah 60 persen. Masjid ini bakal jadi ikon kerukunan dan inklusivitas di IKN. Bergeser tak jauh dari Masjid Negara, Gibran meninjau pembangunan Gereja Basilika Nusantara yang  progresnya baru 4,63 persen.

Di bagian akhir, Gibran mendatangi proyek Istana Wakil Presiden. Di sinilah, Gibran berpesan kepada Basuki agar menanam pohon beringin.

"Beliau meminta penanaman pohon beringin untuk mempercantik lanskap, menambah nilai estetika IKN sebagai ibu kota baru Indonesia," kata Pak Bas, sapaan akrab Basuki.

Pohon beringin, kata Pak Bas, tak sekadar menambah estetika, tapi juga mempunyai makna simbolis yang mendalam. Yakni berakar pada budaya, spiritualitas, dan nilai-nilai Indonesia. Pak Bas mengartikan permintaan Gibran itu sebagai komitmen terhadap nilai persatuan dan keberlanjutan budaya Indonesia di ibu kota baru.

Baca juga : Pabrik-pabrik Kembali Bangkit, Ribuan Tenaga Kerja Diserap

Progres pembangunan Istana Wapres sudah mencapai 43 persen. Struktur utama seperti kantor Wapres, kediaman, kantor sekretariat, dan serambi pasukan pengamanan, sudah rampung. Kini tengah masuk pengerjaan arsitektur hingga pemasangan kaca anti peluru.

"Istana Wapres sudah 43 persen. Struktur selesai, tinggal arsitektur dan kaca anti peluru yang sudah 22 persen. Pembangunan tahap I Istana Wapres, insya Allah semua siap Desember 2025," terang Pak Bas.

Selain itu, Otorita IKN juga tengah melelang infrastruktur tahap pertama pembangunan kompleks legislatif dan yudikatif, dengan pemenang lelang diumumkan secepatnya.

Kepada Pak Bas, Gibran menekankan pentingnya ketepatan waktu dan kualitas. Seluruh proyek yang dikunjungi merupakan prioritas. Sebagian besar berjalan sesuai jadwal dan sisanya dipercepat melalui pemantauan harian. "Beliau pesan, tidak ada keterlambatan dan kualitas tetap dijaga," ungkap Pak Bas.

Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud menambahkan, Gibran akan mulai berkantor di IKN pada 2026. "Beliau bilang mantap sekali. View-nya indah, tidak ada catatan, aman," tuturnya.

Baca juga : Segera Evaluasi Kontraktor Proyek Sekolah Bermasalah

Dalam keterangan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Wapres, Gibran menyebut, meski infrastruktur masih tahap penyelesaian, denyut kehidupan di IKN mulai terasa. Kehadirannya menjadi penegas komitmen Pemerintah bahwa pemindahan ibu kota bukan sekadar proyek, melainkan transisi kehidupan.

Gibran bermalam di Gedung ASN Tower I IKN. Hal ini sebagai simbol pemimpin yang ingin merasakan langsung tempat para ASN yang akan tinggal dan mengabdi nanti. Sebelum masyarakat menetap, pemimpinnya mencoba terlebih dahulu. "Pembangunan terus dilanjutkan dengan tetap memperhatikan keseimbangan dengan alam," ucap Gibran.

Pada Kamis (29/5/2025) pagi, Gibran ke Pasar Rebo di Sepaku dan menanam pohon ulin di Plaza Bhinneka Tunggal Ika. Penanaman pohon endemik asli Kalimantan ini adalah bentuk komitmen pembangunan IKN sebagai kota yang tak hanya modern, tapi juga berakar kuat pada nilai-nilai keberlanjutan.

"Pohon ulin representasi ketangguhan dan keteguhan dalam menghadapi tantangan, tumbuh lambat namun memiliki umur yang sangat panjang, mencerminkan filosofi pembangunan jangka panjang yang kokoh dan penuh kesabaran," tulis Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Wapres.

Setelah menanam pohon, Gibran meninjau Kantor Otorita IKN, di depan Tugu Titik Nol, lalu kembali ke Jakarta melalui Bandara VVIP di IKN.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.