Dark/Light Mode

Tinjau Stasiun Whoosh, Situasi Hari Libur Terakhir Idul Adha Aman Terkendali

Senin, 9 Juni 2025 21:26 WIB
Ketua Tim Pemantauan Laksma TNI Rudi Haryanto, meninjau kondisi arus balik libur panjang Lebaran haji dan cuti bersama di Stasiun Whoosh Jakarta Senin (9/6/2025).
Ketua Tim Pemantauan Laksma TNI Rudi Haryanto, meninjau kondisi arus balik libur panjang Lebaran haji dan cuti bersama di Stasiun Whoosh Jakarta Senin (9/6/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Tim pemantauan situasi politik dan keamanan Hari Raya Idul Adha dari Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Kemenko Polkam) menyatakan, bahwa kondisi keamanan nasional di hari terakhir libur panjang secara umum aman dan terkendali. Tim tidak menemuka adanya gangguan signifikan yang berpotensi mengganggu stabilitas.

“Hasil pemantauan, secara keseluruhan situasi aman terkendali, tidak terjadi hal-hal yang menonjol yang signifikan yang mengganggu stabilitas keamanan,” ujar Ketua Tim Pemantauan Laksma TNI Rudi Haryanto,  Senin (9/6/2025).

Tim pemantauan melakukan pengawasan terhadap sektor transportasi, baik darat, laut, maupun udara. Pemantauan dilakukan di Pusat Informasi Transportasi Kementerian Perhubungan serta Stasiun Kereta Cepat Whoosh.

Baca juga : China Angkat Topi! Kini, Masinis Whoosh Dikuasai 100 Persen Anak Bangsa

“Kami melaksanakan kunjungan ke pusat informasi transportasi Kemenhub untuk melakukan pemantauan melalui layar dan mendapatkan laporan dari petugas di sana,” ungkap Rudi.

Berdasarkan laporan yang diterima, hingga sore hari aktivitas transportasi masih berjalan normal. 

“Baik kendaraan yang melalui tol masih normal, bahkan cenderung sepi. Kemudian di penyeberangan Bakauheni, Merak, belum ada peningkatan, masih normal seperti hari-hari biasa. Untuk kereta juga peningkatannya tidak signifikan," kata Rudi.

Baca juga : Bupati Bekasi Tinjau Pasar Cibarusah, Pastikan Harga Stabil Jelang Idulfitri

Namun, pihaknya mengantisipasi potensi lonjakan arus balik ke Jakarta yang diperkirakan terjadi malam hari hingga pagi. 

“Prediksi dari pusat informasi tersebut, peningkatan orang masuk ke Jakarta diperkirakan malam hari bahkan mungkin sampai pagi hari,” ujarnya.

Pemerintah pun mengimbau masyarakat yang melakukan perjalanan tetap memperhatikan informasi terkini dan mengikuti arahan petugas untuk menjaga kelancaran dan keamanan.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.