Dark/Light Mode

Tutup Munas HKI, Menperin: Kawasan Industri Motor Penggerak Pembangunan Nasional

Rabu, 18 Juni 2025 19:13 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Aditya/Rakyat Merdeka)
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita. (Foto: Aditya/Rakyat Merdeka)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kawasan industri dinilai memiliki peran vital dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional. Tidak hanya sebagai penyedia infrastruktur industri, kawasan ini juga berfungsi sebagai motor penggerak investasi, pencipta lapangan kerja, serta pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Pemerintah melalui Kementerian Perindustrian menegaskan pentingnya peran Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) sebagai mitra strategis dalam pengembangan kawasan industri yang berdaya saing.

“HKI telah menjadi mitra penting pemerintah dalam merumuskan kebijakan dan implementasi pengembangan kawasan industri. Kontribusinya sangat signifikan dalam meningkatkan kinerja sektor industri nasional,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita dalam penutupan Musyawarah Nasional (Munas) IX HKI di Jakarta, Rabu (18/6/2025).

Menperin mengapresiasi keberhasilan penyelenggaraan Munas IX HKI, yang dinilainya sebagai momentum strategis untuk memperkuat peran kawasan industri dalam menghadapi dinamika global dan tantangan daya saing yang semakin tinggi.

Baca juga : Kolaborasi BNI Dan Republikorp Dorong Kemandirian Industri Pertahanan Nasional

“Saya ucapkan selamat atas terselenggaranya Munas IX HKI, serta kepada Ketua Umum HKI terpilih periode 2025–2029. Semoga HKI terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pertumbuhan industri yang inklusif dan berdaya saing,” katanya.

Dalam Munas ini, estafet kepemimpinan diserahkan dari Ketua Umum HKI periode 2021–2025, Sanny Iskandar, kepada Akhmad Ma’ruf Maulana sebagai Ketua Umum terpilih periode 2025–2029.

Sanny menyampaikan harapannya agar HKI semakin memperkuat kolaborasi dengan pemerintah untuk mengatasi tantangan sektor industri, seperti keterbatasan infrastruktur, kebutuhan lahan industri, hingga transisi energi menuju ekonomi hijau.

“Kawasan industri adalah perpanjangan tangan pemerintah dalam mempercepat pembangunan industri nasional,” ujar Sanny.

Baca juga : Rosan Roeslani: Investasi Jadi Penggerak Utama Pertumbuhan Ekonomi

Ketua Umum HKI yang baru, Akhmad Ma’ruf Maulana, menyatakan komitmennya untuk membawa HKI menjadi organisasi yang lebih proaktif dan kolaboratif ke depan.

“Kami akan lebih agresif dalam menjalin kerja sama lintas sektor, termasuk dengan kementerian/lembaga dan investor, agar kawasan industri semakin siap menjawab kebutuhan masa depan,” tegasnya.

Saat ini, Indonesia memiliki 170 kawasan industri dengan tingkat okupansi rata-rata 58,39 persen. Dalam lima tahun terakhir, tercatat penambahan 52 kawasan industri baru. Ini menjadi indikasi positif bahwa kawasan industri tetap menjadi destinasi utama bagi investasi, baik dari dalam maupun luar negeri.

Namun demikian, sejumlah tantangan masih perlu diatasi, di antaranya terkait percepatan perizinan, penguatan konektivitas infrastruktur, dan penyediaan energi hijau yang kompetitif. Sebagai tindak lanjut, Kementerian Perindustrian tengah memfinalisasi regulasi turunan dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 20 Tahun 2024 tentang Perwilayahan Industri, termasuk Peraturan Menteri Perindustrian mengenai Standar dan Akreditasi Kawasan Industri.

Baca juga : Menhan Sjafrie Pimpin Rapat Perdana Dewan Pertahanan Nasional

Selama dua hari pelaksanaan Munas IX HKI, para peserta aktif berdiskusi dalam sidang komisi dan dialog nasional yang mengangkat tema strategis seperti daya saing investasi manufaktur, penyediaan energi industri, hingga penataan ruang dan pertanahan. Acara ini turut dihadiri pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri, termasuk investor dari Korea Selatan, Amerika Serikat, dan China.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.