Dark/Light Mode

Digarap PT PAL Mulai 2027

Kemenhan Siap Mengawal Pembangunan Kapal Induk

Sabtu, 28 Juni 2025 07:35 WIB
Brigjen Frega Wenas Inkiriwang.
Brigjen Frega Wenas Inkiriwang.

 Sebelumnya 
“Kita berharap ketika keputusan strategis diambil, industri kita tidak kaget. Justru sudah siap. Dan hari ini, arah itu sudah terlihat,” pungkasnya.

Staf Khusus (Stafsus) Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Sosial dan Publik, Deddy Corbuzier, menyampaikan apresiasinya atas kemajuan teknologi dan kinerja industri pertahanan nasional yang ditunjukkan PT PAL Indonesia.

“Saya benar-benar mengapresiasi apa yang saya lihat hari ini. Ini bukan hanya soal membangun kapal, tapi menunjukkan bahwa Indonesia mampu membangun alutsista canggih, bahkan diakui dunia,” ujar Deddy.

Dia menyebut salah satu yang menarik perhatiannya adalah proyek Frigate Merah Putih, yang sedang memasuki proses produksi kedua. Dalam perbincangannya dengan salah satu teknisi di lokasi, Deddy mengetahui bahwa jenis brigade yang tengah dikerjakan termasuk tipe tercanggih di dunia.

Baca juga : Beringin Ingatkan Pemerintah Waspadai Perang Iran-Israel

“Tadi saya sempat tanya, ini tipe Arrowhead ya? Dan dijelaskan bahwa ini salah satu yang paling canggih, dan bisa dibuat di Indonesia. Itu luar biasa,” kata dia.

Menurutnya, perkembangan yang dicapai PT PAL cukup membanggakan dan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk menjadi pemain utama di kawasan Asia dalam industri pertahanan. “Kalau kita bisa menjaga kualitas dan mempercepat produksi, saya yakin kita bisa menguasai pasar Asia,” ucapnya, optimis.

Direktur Teknologi PT PAL Indonesia, Briljan Gazalba sebelumnya menyampaikan, salah satu target besar yang tengah dipersiapkan adalah pembangunan kapal induk jenis Landing Helicopter Dock (LHD) pada 2027.

“Transformasi yang kami lakukan telah menjadikan PT PAL lebih siap menjawab tantangan industri pertahanan masa depan, termasuk kapal induk yang ditargetkan mulai dibangun pada 2027,” ujar Briljan.

Baca juga : Pembahasan Dan Pengesahan RUU PPRT Sudah Mendesak

Menurut Briljan, kepercayaan dunia terhadap PT PAL tercermin dari sertifikasi internasional yang diperoleh, seperti DNV GL dari Jerman-Norwegia, NK dari Jepang, ABS dari Amerika Serikat, LR dari Inggris, RINA dari Italia, BV dari Prancis, serta BKI dari Indonesia. Tak hanya itu, pelanggan PT PAL kini berasal dari berbagai belahan dunia, mulai dari Eropa, Asia, hingga Timur Tengah.

Dari sisi produksi, performa PT PAL meningkat signifikan dalam satu dekade terakhir. “Dari 20 proyek besar dalam 10 tahun terakhir, sebagian besar kami selesaikan tepat waktu, bahkan beberapa lebih cepat dari target,” ucapnya.

Briljan menyoroti bahwa transformasi besar-besaran terjadi setelah PT PAL menerapkan sistem digital bernama EM4 (Enterprise Maritime 4.0). Sistem ini membekali seluruh 1.500 karyawan dengan tablet untuk menyamakan standar kerja dan mempercepat proses produksi.

“Hasilnya, kapasitas produksi blok kapal meningkat lima kali lipat, dari 10 blok menjadi 50 blok per bulan. Docking time juga dipangkas dari 22 bulan menjadi hanya 8 bulan,” jelasnya. DNU

Baca juga : DPR Kawal Integrasi Teknologi Dalam Penegakan Hukum

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Sabtu, 28 Juni 2025 dengan judul "Digarap PT PAL Mulai 2027 Kemenhan Siap Mengawal Pembangunan Kapal Induk"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.