Dark/Light Mode

Menperin Ketemu 3 Pabrikan Jepang

Produsen Otomotif Diminta Tidak Naikkan Harga Dan PHK

Sabtu, 12 Juli 2025 07:30 WIB
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (keempat kiri) bersama CEO of Asia Region Toyota Motor Corporation Masahiko Maeda (keempat kanan) didampingi (dari kiri) Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin Setia Diarta, Sekjen Eko SA Cahyanto, Konjen RI Osaka John Cahyanto Bustami, President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto, President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda dan Vice President Director TAM Henry Tanoto di Paviliun Indonesia saat World Expo Osaka 2025, Jepang, Jumat (11/7/2025). (Foto: ADITYA NUGROHO/RAKYAT MERDEKA/RM.id).
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita (keempat kiri) bersama CEO of Asia Region Toyota Motor Corporation Masahiko Maeda (keempat kanan) didampingi (dari kiri) Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kemenperin Setia Diarta, Sekjen Eko SA Cahyanto, Konjen RI Osaka John Cahyanto Bustami, President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Nandi Julyanto, President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Hiroyuki Ueda dan Vice President Director TAM Henry Tanoto di Paviliun Indonesia saat World Expo Osaka 2025, Jepang, Jumat (11/7/2025). (Foto: ADITYA NUGROHO/RAKYAT MERDEKA/RM.id).

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta produsen otomotif tidak menaikkan harga mobil demi menjaga pasar yang sedang melemah. Produsen juga diminta tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK).

Hal itu disampaikan Agus usai bertemu dengan Toyota Motor Corporation, Daihatsu Motor Co, dan Suzuki Motor Corporation di Paviliun Indonesia, World Expo 2025 Osaka, Jepang, Jumat (11/7/2025).

Wartawan Rakyat Merdeka Aditya Nugroho menyaksikan langsung pertemuan yang berlangsung sejak pukul 09.30 hingga 12.00 waktu setempat. Pertemuan dilakukan secara terpisah, dimulai dengan Daihatsu, lalu bergiliran Suzuki dan Toyota.

Baca juga : PKS Puji Prabowo Urus Koperasi

Dalam pertemuan tersebut, Agus didampingi Dirjen Industri Logam, Mesin, Alat Transportasi dan Elektronika (Ilmate) Kementerian Perindustrian (Kemenperin) Setia Diarta, Sekretaris Jenderal Kemenperin Eko S.A. Cahyanto, Juru Bicara Menteri Febri Hendri Antoni Arif, serta Staf Khusus Menteri Achmad Sigit Dwiwahjono.

Usai pertemuan, Agus menga-takan, ada beberapa isu yang dibahas dan dilaporkan oleh ketiga perusahaan tersebut. Daihatsu, misalnya, meminta agar program mobil hemat energi dan harga terjangkau atau Low Cost Green Car (LCGC) diperpanjang. Permintaan ini menjadi bagian dari transisi menuju elektrifikasi.

“Jadi, permintaan agar LCGC tetap dipertahankan selama masa transisi menuju produksi elektrifikasi cukup masuk akal. Apalagi masa berlaku LCGC masih lima tahun ke depan,” ujarnya.

Baca juga : Tokoh Muda Usulkan Solusi Jalan Tengah

Sementara, Suzuki mengeluhkan menurunnya penjualan kendaraan niaga yang biasa digunakan pelaku industri kecil dan menengah. Salah satu penyebab utamanya adalah melemahnya kemampuan pelaku usaha kecil dalam membayar cicilan.

“Ini menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk mendorong pemulihan sektor IKM agar permintaan terhadap kendaraan komersial dapat kembali me-ningkat,” ujar Agus.

Adapun Toyota, menurut Agus, meminta Pemerintah mempercepat pembangunan ekosistem kendaraan elektri-fikasi, khususnya untuk jenis hybrid.

Baca juga : Kantor GoTo Digeledah, Kejagung Sita Dokumen Dan Flash Disk

“Kata Toyota, komponen kendaraan hybrid memiliki karakteristik berbeda dari kendaraan berbasis Internal Combustion Engine (ICE). Karena itu, mereka meminta pemerintah untuk segera menyiapkan suplai komponen strategis,” jelas Agus.

Langkah ini, menurutnya, juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN). Saat ini, kendaraan ICE yang diproduksi di Indonesia telah mencapai TKDN rata-rata 60–80 persen. Harapannya, standar TKDN serupa dapat segera diterapkan pada kendaraan hybrid.

Selain itu, kata dia, ketiga perusahaan juga sepakat untuk tidak menaikkan harga mobil hingga pasar otomotif kembali membaik.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.