Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Demi Kenyamanan Penumpang, Bandara Soekarno-Hatta Tertibkan Protokoler
Sabtu, 12 Juli 2025 22:09 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan menertibkan layanan keprotokolan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Pengetatan ini dilakukan menyusul sorotan publik terkait aktivitas protokoler yang dinilai bisa mengganggu kenyamanan penumpang lain, khususnya di Terminal 3.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Lukman F. Laisa mengatakan, layanan keprotokolan memang bagian dari sistem pelayanan bandara. Namun, pelaksanaannya harus tetap tertib dan adil.
“Kami memastikan ruang publik seperti bandara bisa diakses nyaman oleh semua pihak. Pelayanan khusus tak boleh menimbulkan ketimpangan dalam pelayanan umum,” ujar Lukman, Sabtu (12/7/2025).
Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan, Polri Tanam Jagung Serentak Di Grobogan
Sebagai tindak lanjut, Ditjen Hubud bersama para pemangku kepentingan melakukan evaluasi dan pengaturan ulang layanan protokoler. Mekanisme penerbitan Pas Bandara kini diberlakukan lebih selektif dan terbatas.
Selain itu, pengelola bandara juga diminta memperbarui prosedur operasional di lapangan. Surat edaran Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah I Soekarno-Hatta telah dikirimkan ke pengelola untuk memastikan layanan protokoler tak menghambat operasional penerbangan.
Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah I, Putu Eka Cahyadhi, menegaskan pengaturan ini untuk menyeimbangkan kebutuhan protokol dengan kelancaran layanan umum.
Baca juga : Dukung Ketahanan Pangan, Wapres Tebar 50 Ribu Benih Ikan Di Rowo Jombor
“Kami berkoordinasi dengan semua pihak agar protokoler tetap berjalan sesuai fungsi tanpa mengurangi kenyamanan penumpang lainnya,” ujar Putu.
Tak cuma soal protokoler, Ditjen Hubud juga menambah dua unit Baggage Claim Belt (BCB) di area kedatangan internasional Terminal 3. Fasilitas baru ini diharapkan mengurangi antrean dan kepadatan saat pengambilan bagasi.
Penataan juga dilakukan pada layanan penumpang umrah di Terminal 3, mulai dari alur keberangkatan, pergerakan penumpang, hingga penanganan bagasi. Tujuannya, semua layanan berjalan lebih tertib dan efisien.
Baca juga : Bandara Ngurah Rai dan Soekarno-Hatta Masuk 5 Besar Terbaik di Asia Pasifik
Langkah-langkah itu merupakan hasil rapat koordinasi antara Otoritas Bandara Wilayah I, PT Angkasa Pura Indonesia, dan para pemangku kepentingan pada 3 Juli lalu. Dalam pertemuan itu, mereka sepakat memperkuat koordinasi untuk meminimalkan potensi gangguan terhadap arus utama penumpang reguler.
“Kami mendorong semua pihak di bandara mengutamakan keseimbangan antara layanan khusus dan keteraturan sistem transportasi udara. Pelayanan prima harus berlandaskan kesetaraan dan kepatuhan aturan,” tutup Putu.
Ditjen Hubud memastikan pemantauan di lapangan akan terus dilakukan agar layanan di bandara menjunjung prinsip keselamatan, keamanan, kenyamanan, profesionalisme, dan kepentingan publik secara luas.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya