Dark/Light Mode

Bersama KDM, PKP Dorong Pembiayaan Anti Rentenir Di Jawa Barat

Rabu, 23 Juli 2025 11:44 WIB
Serah terima kunci untuk MBR Jawa Barat dalam rangka pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di  Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (22/7/2025)
Serah terima kunci untuk MBR Jawa Barat dalam rangka pelaksanaan Program 3 Juta Rumah di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (22/7/2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi  atau disapa KDM ini berkolaborasi  memerangi praktik rentenir yang selama ini membebani masyarakat Jawa Barat, melalui program pembiayaan HOME atau fasilitas pembiayaan mikro perumahan. 

Program ini diklaim bisa mempermudah masyarakat berpenghasilan rendah di Jabar, memiliki hunian layak tanpa terjerat utang berbunga tinggi.

"Saya mengucapkan terima kasih atas dukungan Gubernur Jabar atas kolaborasi pembiayaan mikro perumahan untuk masyarakat Jabar. Daripada mereka meminjam dana dari rentenir lebih baik memanfaatkan fasilitas Pembiayaan Home untuk merenovasi rumah ataupun meningkatkan usaha kecil yang dimiliki," ujar Menteri PKP di Kabupaten Subang, Jawa Barat, Selasa (22/7/2025).

Baca juga : Pertamina Hulu Energi ONWJ Lanjutkan Peremajaan Jalur Pipa Penyalur Bawah Laut

Menurutnya, masalah rentenir dan tengkulak banyak dihadapi masyarakat di seluruh Indonesia. Hal ini tentunya menjadi hal yang perlu mendapat perhatian khusus dari Pemerintah agar masyarakat tidak terjerat hutang yang berkepanjangan.

"Lewat program pembiayaan Home ini, Pak Gubernur bisa membebaskan masyarakat dari rentenir dan tengkulak dan tidak  usah marah-marah lagi untuk menghadapi rentenir. Tapi kita hadapi lewat program pembiayaan mikro perumahan mikro perumahan yang prosesnya lebih mudah, lebih murah dan lebih cepat untuk masyarakat sehingga tidak ada masyarakat meminjam uang dari rentenir," terangnya.

Pada kesempatan itu, Menteri PKP juga menyerahkan kunci rumah subsidi secara simbolis kepada 20 orang yang memanfaatkan KPR FLPP dari Bank bjb. Menteri Ara berharap dengan "Pembiayaan Home" masyarakat bisa meningkat perekonomiannya dan bisa menghuni rumah subsidi yang layak dan berkualitas.

Baca juga : BGN Dorong Pendidikan Gizi Terintegrasi Kurikulum Sekolah

"Presiden Prabowo Subianto memerintahkan agar ada karpet merah untuk masyarakat di bidang perumahan, dan kami laksanakan lewat BPHTB dan PBG gratis. Ada sekitar 26 juta RTLH yang perlu direnovasi dan jumlahnya di Jabar cukup banyak. Saya yakin KDM bisa membuat perubahan mendasar di Jabar lewat program perumahan," ujarnya.

Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi atau yang disapa KDM ini menjelaskan, ada beberapa hal yakni di Jabar terjadi dilewatkan pengelolaan pembangunan perumahan. Di satu sisi kebutuhan tanah semakin sempit namun kebutuhan rumah juga semakin meningkat.

"Lewat pembiayaan mikro perumahan nanti masyarakat yang sudah memiliki tanah atau Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) namun ingin membangun dan merenovasi rumah bisa menggunakan Pembiayaan Home dengan angsuran ringan," katanya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.