Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Atasi Backlog, Kepala Daerah Sumut Siap Sukseskan Program Rumah Subsidi MBR
Jumat, 1 Agustus 2025 08:43 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Sejumlah kepala daerah dari Sumatera Utara menyatakan komitmennya untuk mendukung pelaksanaan program rumah subsidi bagi masyarakat dan aparatur sipil negara (ASN) di daerah.
Program ini dinilai penting untuk mengurangi backlog perumahan sekaligus memastikan akses terhadap hunian layak dan terjangkau.
Pernyataan ini disampaikan Bupati Tapanuli Utara, Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat bersama, Bupati Toba Effendi Sintong P. Napitupulu, Bupati Samosir Vandiko T Gultom, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Sabam Rajagukgu, Bupati Pakpak Barat, Franc Bernhard dan Wakil Bupati Humbang Hasundutan, Junita Rebeka Marbun usai bertemu Menteri PKP, Maruarar Sirait di Jakarta, Kamis (31/7/2025).
Pertemuan tersebut, membahas sejumlah kebijakan strategis di sektor perumahan, termasuk dukungan pemerintah kabupaten dalam memberikan subsidi tambahan bagi ASN dan masyarakat yang ingin membeli rumah bersubsidi.
Baca juga : PCO Ajak Kepala Daerah Satukan Persepsi Akselerasi Program Unggulan Prabowo
“Kami senang bisa bertemu langsung dengan Pak Menteri PKP dan berdiskusi tentang perumahan rakyat. Salah satu poin penting yang kami bahas adalah bagaimana pemerintah daerah dapat memberikan subsidi tambahan bagi pegawai dan masyarakat agar dapat membeli rumah subsidi dengan harga terjangkau,” ujar Bupati Taput.
Dia menyebutkan, dari total sekitar 9.000 ASN di wilayahnya, sekitar 20 persen belum memiliki rumah. Program ini, lanjutnya, menjadi prioritas untuk memastikan para ASN memiliki hunian yang layak.
Hal senada disampaikan Bupati Toba, Effendi Sintong P Napitupulu. Dia menyambut baik program rumah subsidi dan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Perumahan yang diinisiasi Kementerian PKP .
“Ada sekitar 2.000 pegawai di Toba yang belum memiliki rumah. Saya yakin, melalui program ini masyarakat dan ASN di Toba bisa memiliki rumah layak dan terjangkau. Kami menantikan realisasi KUR Perumahan,” ujarnya.
Baca juga : Gandeng Persis Dan BP Tapera, BSI Siap Salurkan KPR Subsidi FLPP
Sementara itu, Bupati Samosir Vandiko T Gultom menyatakan, pihaknya akan segera mensosialisasikan program ini kepada masyarakat dan ASN di daerahnya.
“Program ini sangat bermanfaat, terutama bagi masyarakat dan pegawai yang belum memiliki hunian. Terima kasih kepada Pak Menteri PKP dan Presiden Prabowo atas perhatian melaui program 3 juta rumah,” ungkapnya.
Pekerja Informal Dapat FLPP
Dalam kesempatan sama, Menteri PKP, Maruarar Sirait menegaskan, bahwa program perumahan tidak hanya menyasar pekerja formal, tetapi juga pekerja informal.
Menteri Ara mencontohkan tukang becak, pemulung, asisten rumah tangga, dan pedagang kecil sebagai kelompok yang juga berhak atas akses kemudahan dalam pembiayaan rumah yang layak.
Baca juga : BP Tapera Siap Tuntaskan Target 350 Ribu Unit Rumah Subsidi Tahun 2025
“Presiden Prabowo meminta agar negara berlaku adil. Akses pembiayaan rumah tidak boleh hanya untuk mereka yang punya slip gaji. Pekerja informal juga berhak mendapatkan kemudahan pembiayaan perumahan,” tegasnya.
Bang Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait mengajak kepala daerah di Sumut untuk mendukung Program 3 Juta Rumah, termasuk program rumah subsidi melalui skema KPR FLPP.
Mantan anggota DPR RI ini menambahkan, aset tanah milik pemerintah daerah bisa dimanfaatkan sebagai lokasi pembangunan rumah bagi ASN maupun masyarakat.
“Dukungan dari kepala daerah sangat penting agar program ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di daerah,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya