Dark/Light Mode

Kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 Terbalik, Menhub Minta Penanganan Dikebut

Rabu, 6 Agustus 2025 07:16 WIB
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (Foto: dok. Kemenhub)
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (Foto: dok. Kemenhub)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi meminta penanganan insiden kecelakaan kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 yang terbalik di alur masuk Pelabuhan Sanur pada Selasa (5/8/2025) sore, dilakukan dengan cepat. Menurut laporan KSOP Kelas II Benoa, kapal terbalik pada pukul 15.15 WITA. 

"Kami sampaikan bela sungkawa dan penyesalan atas musibah terbaliknya kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 di alur masuk Pelabuhan Sanur, Bali. Atas nama pemerintah, kami memohon maaf dan akan melakukan penanganan serta evaluasi dengan cepat atas kejadian ini," ujar Menhub Dudy. 

Baca juga : Dirut Food Station Jadi Tersangka, Distribusi Pangan Di Jakarta Tetap Lancar

Kapal Fastboat Bali Dolphin Cruise 2 yang membawa 75 penumpang dan 5 anak buah kapal (ABK) dilaporkan bertolak dari Pelabuhan Nusa Penida sekitar pukul 14.30 WITA menuju Pelabuhan Sanur. Selama pelayaran, gelombang laut aman dan angin bertiup tidak terlalu kencang. 

Saat kapal hendak memasuki alur masuk Pelabuhan Sanur pada pukul 15.10 WITA dan sudah melewati pelampung suar warna merah dan hijau, nakhoda berolah gerak cikar kiri atau memutar kemudi kapal ke arah kiri masuk ke dermaga.

Baca juga : Harap Pembubaran Rumah Doa Tak Terulang, Menag Siapkan 2 Upaya Penanganan

Tiba-tiba, ombak menghantam lambung kiri kapal, sehingga kapal langsung terbalik. 

Sebanyak 73 penumpang dan empat ABK selamat berhasil dievakuasi ke RS Bali Mandara dan BMCC. Sementara dua penumpang ditemukan meninggal dunia. Hingga Selasa (5/8/2025) malam, satu ABK  masih dalam proses pencarian oleh Tim SAR Gabungan.

Baca juga : Cek KM Barcelona VA Terbakar, Menhub: Masih Ada Percikan Api Dan Kepulan Asap

Tim SAR yang bertugas terdiri dari KSOP Benoa, UPP Nusa Penida, Basarnas Denpasar, TNI AL, Dit Polairud Polda Bali, dan BNPB Daerah Denpasar.

"Terkait kejadian ini, navigational warning juga telah dikeluarkan untuk mencegah kecelakaan laut dan menjaga keamanan pelayaran," lanjut Menhub. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.