Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Prabowo Bakal 2 Kali Pidato Besok, Isinya Arah Kebijakan dan Program Prioritas
Kamis, 14 Agustus 2025 14:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto akan menyampaikan dua Pidato Kenegaraan, Nota Keuangan dan Rancangan Undang-Undang APBN 2026, dalam Sidang Paripurna Bersama MPR/DPR/DPD, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jumat (15/8/2025). Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menyebut, dari publik akan memperoleh gambaran utuh langsung dari Presiden dalam pidato tersebut.
Mengenai detail dari pidato nanti, Hasan tak bisa membocorkan. "Mohon maaf tidak bisa dibocorkan. Dua pidato ini perlu dinikmati pada waktunya,” ucapnya, saat konferensi pers, di Kantor PCO, Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Baca juga : Pertumbuhan Manufaktur Bisa Lebih Tinggi Jika Ada Kebijakan Pro Industri
Hasan mengimbau semua pihak untuk sabar menunggu jadwal resmi yang sudah ditetapkan. “Kita harus belajar disiplin menunggu sampai waktunya. Jadi kita tidak membiasakan memberikan bocoran A1, A2, atau A3,” ungkapnya.
Dia hanya menekankan, pidato Presiden Prabowo besok akan menjadi momentum penting untuk memaparkan arah kebijakan fiskal, postur APBN dan program prioritas pemerintah tahun depan.
Baca juga : PDIP: Bimtek Bali Bahas Isu Strategis dan Konsolidasi Partai
“Besok kita bisa melihat dengan cukup terang bagaimana postur APBN kita dan apa saja program prioritas yang akan disampaikan Presiden,” tegasnya.
Presiden Prabowo akan menyampaikan pidato pertama pukul 09.00 WIB di hadapan Sidang Tahunan MPR yang berisi laporan kinerja pemerintahan selama hampir 300 hari. Pidato kedua pukul 14.30 WIB di hadapan Rapat Paripurna DPR yang isinya pengantar RAPBN 2026 dan Nota Keuangan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya