Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Tinjau Poso Pascagempa, Wapres Pastikan Anak-Anak Harus Tetap Sekolah
Jumat, 22 Agustus 2025 16:03 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wapres Gibran Rakabuming mengunjungi Desa Tangkura, Poso, Sulawesi Tengah, Jumat (22/8/2025), pascagempa yang mengguncang wilayah itu pada 17 Agustus lalu. Dalam kunjungan itu, Wapres menegaskan anak-anak harus tetap sekolah meski gedungnya rusak
Wapres Gibran Rakabuming tiba di lokasi sejak pagi. Mengenakan kemeja putih lengan panjang, Gibran langsung meninjau titik-titik yang terdampak gempa. Dalam kunjungan ini, Gibran didampingi Gubernur Sulawesi Tengah Anwar Hafid, Bupati Poso Verna Gladies Merry Inkiriwang, serta Deputi Penanganan Darurat BNPB Mayjen Budi Irawan.
Salah satu lokasi yang dikunjungi adalah SDN 1 Tangkura yang plafonnya ambruk dan menyebabkan ruang kelas rusak parah.
Menurut Gibran, kunjungan ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar negara hadir di tengah masyarakat yang tertimpa bencana. Juga memberikan penguatan moril, serta memastikan pemulihan berlangsung cepat dan terkoordinasi.
Usai peninjauan, Gibran berharap anak-anak tetap sekolah meski ruang kelas rusak. “Kita pastikan kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan secara normal. Yang jelas saya titip tadi ke Pak Kepala Sekolah agar kegiatan belajar-mengajar tetap berjalan normal dan mohon dilakukan trauma healing juga, terutama untuk anak-anak,” kata Gibran, ketika memberikan keterangan pers di SDN 1 Tangkura, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Jumat (22/08/2025).
Baca juga : Pemprov DKI Pastikan Anak-Anak Di Jakarta Dapat Akses Pendidikan Yang Adil
Kepada Wapres, Kepala SD Negeri 1 Tangkura, Nobernius Suba, melaporkan bahwa plafon bangunan sekolah ambruk hingga menimpa meja dan kursi kelas, sehingga aktivitas belajar pun harus terhenti sementara.
Menanggapi hal tersebut, Wapres memastikan, pemerintah akan memperbaiki sarana pendidikan dan fasilitas umum lain yang terdampak. Namun untuk sementara, mantan Walikota Solo itu meminta kegiatan belajar mengajar tetap berjalan di tempat yang lebih aman, meskipun dengan fasilitas yang terbatas.
“Fasilitas-fasilitas seperti sekolah, mungkin ada puskesmas, tempat-tempat lain, fasilitas-fasilitas lain nanti akan kami perbaiki atau dibangun ulang,” tegasnya.
Lebih lanjut, Wapres menginstruksikan kepada seluruh pihak terkait agar penanganan pascabencana dilakukan dengan cepat, terkoordinasi, dan lintas lembaga.
“Perintah Pak Presiden, kita ingin pemerintah pusat, pemerintah daerah terus bersinergi untuk menangani bencana ini. Harus ada respon cepat, dan saya lihat dari Kepala Daerah, Forkopimda, BNPB sudah melakukan yang terbaik,” ungkapnya.
Baca juga : Prabowo Subianto: Setiap Rupiah Uang Rakyat Harus Kita Jaga
Ia juga menambahkan bahwa kelompok rentan harus menjadi prioritas penerima bantuan.
“Sekali lagi, sesuai perintah dari Pak Presiden, kami mohon ini dari Kepala-Kepala Daerah, ibu hamil, lansia, difabel, anak-anak itu mohon diprioritaskan dan bantuannya segera disalurkan,” tandas Wapres.
Sebelum ke SD Negeri 1 Tangkura, Wapres meninjau Lapangan Sepakbola Desa Tangkura yang saat ini difungsikan sebagai titik darurat bagi warga terdampak. Di lokasi, Wapres meninjau tenda Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), menyerahkan santunan kepada ahli waris korban meninggal dunia, yakni keluarga almarhum Ernius Bambe dan almarhumah Katrin Kande, serta menyaksikan penyerahan bantuan kebutuhan dasar bagi masyarakat.
Dalam dialog dengan warga, Wapres menyampaikan empati dan memastikan kondisi mereka tertangani dengan baik.
“Rusak semua, ya, Bu, ya? Nanti tunggu dulu, ya, Bu. Yang penting ini enggak ada korban kan, Bu? Ada yang luka-luka?” tanya Wapres.
Baca juga : Tekan Angka Putus Sekolah, Pramono Pastikan Penerima KJP Tepat Sasaran
“Kaki saya luka waktu itu jatuh di rumah ibadah, Pak. Didorong jemaat dari belakang, kan lari, jadi jatuh,” jawab Daicitawero salah seorang warga Desa Tangkura.
“Sudah diobati di pos kemarin?” tanya Wapres kembali.
“Sudah Pak Wapres,” balasnya.
Menutup dialog, Wapres kembali menegaskan bahwa pendidikan anak-anak harus menjadi prioritas dalam masa pemulihan.
“Ini anak-anak tetap sekolah, ya, Bu, ya? Nanti kami carikan tempat lagi, ya,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya