Dark/Light Mode

Ubah Strategi Transmigrasi

Mentrans: Dulu Kirim Semut, Sekarang Ciptakan Gulanya

Minggu, 31 Agustus 2025 06:55 WIB
Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.
Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara.

 Sebelumnya 
“Kita tidak ingin itu terjadi di masa kini dan masa mendatang. Kenapa? Karena anggaran yang sudah diberikan negara sia-sia. Jadi, tantangannya bagaimana memastikan masyarakat yang tinggal di kawasan transmigrasi itu betah dan mendapatkan kepastian kehidupan yang lebih baik,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Sumbawa Varian Bintoro menyampaikan, pada Kamis (28/8/2025), pihaknya resmi menerima kedatangan Tim Ekspedisi Patriot dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya.

Baca juga : Cak Imin Minta Kader PKB Doa Keselamatan Bangsa

Tim ekspedisi ini akan melakukan riset dan pendampingan di Kawasan Transmigrasi Labangka selama kurang lebih empat bulan, terhitung sejak akhir Agustus hingga pertengahan Desember 2025.

“Kawasan transmigrasi di Labangka, Sumbawa, terdiri dari 8 desa di dua kecamatan, yaitu Kecamatan Labangka dan Plampang. SP1, SP2 dan SP3 yang berada di Plampang masuk dalam kawasan ini,” ujar varian.

Baca juga : Warga Diminta Tidak Mudah Terprovokasi

Dengan hadirnya program Ekspedisi Patriot ini, dia berharap, pengembangan kawasan juga bisa melibatkan lintas sektor untuk mempercepat akselerasinya secara berkelanjutan.

“Kawasan Labangka merupakan salah satu kawasan produksi strategis. Maka sektor perikanan, peternakan, pertanian, hingga pariwisata menjadi bagian penting dalam riset ini,” ujarnya. SSL

Baca juga : Pemerintah Serap Gula Petani Untuk Jaga Stabilisasi Harga

Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Minggu, 31 Agustus 2025 dengan judul "Ubah Strategi Transmigrasi Mentrans: Dulu Kirim Semut, Sekarang Ciptakan Gulanya"

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.