Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
7 Pekerja Freeport Terjebak Longsor, Bahlil Kirim Tim Cek Lokasi Grasberg
Selasa, 9 September 2025 20:31 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah turun tangan menyikapi insiden longsor yang terjadi di area tambang bawah tanah Grasberg Block Cave (GBC), Tembagapura, Mimika, Papua Tengah, Senin (8/9) malam. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia memastikan telah mengirim tim untuk mengecek langsung kondisi di lapangan.
"Tim saya turun ke lokasi untuk mengecek. Setelah selesai, baru kami memberikan informasi secara baik," kata Bahlil kepada wartawan di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025).
Baca juga : Smelter Emas Freeport Di Gresik, Bukti Peran Strategis Bahlil Dalam Hilirisasi
Bahlil mengaku sudah menerima laporan awal dari Presiden Direktur PT Freeport Indonesia (PTFI) Tony Wenas. Namun, ia menegaskan pemerintah tidak mau terburu-buru menyampaikan keterangan sebelum ada hasil investigasi dari tim yang bekerja di lokasi.
Peristiwa longsor terjadi pada Senin malam sekitar pukul 23.21 WIT. Material basah (wetmuck) dilaporkan menerjang salah satu panel tambang bawah tanah GBC. Area itu berada tepat di bawah tambang terbuka Grasberg yang sudah tidak beroperasi sejak beberapa tahun lalu.
Baca juga : Kemendagri Bentuk Tim Cek Efektivitas Anggaran
PT Freeport Indonesia menyatakan, aktivitas penambangan bawah tanah untuk sementara dihentikan. Langkah ini diambil guna memprioritaskan pembersihan jalur akses dan evakuasi tujuh pekerja kontraktor yang masih terjebak.
"Lokasi para pekerja yang terjebak telah diketahui dan mereka diyakini aman. Kru sedang berupaya membersihkan akses untuk evakuasi yang aman dan cepat," kata VP Corporate Communications PTFI, Katri.
Baca juga : Menteri Bahlil Dikasih Jempol
Dalam sistem tambang bawah tanah, PTFI telah menyiapkan chamber atau ruang darurat yang dilengkapi suplai udara bersih, logistik, serta sarana komunikasi. Fasilitas ini menjamin keselamatan pekerja jika terjadi situasi darurat, seperti kebakaran, runtuhan, atau paparan gas beracun.
Hingga kemarin sore, proses pembersihan jalur evakuasi masih berlangsung. Pemerintah menunggu laporan lengkap tim di lapangan untuk menentukan langkah selanjutnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya