Dark/Light Mode

Smelter Emas Freeport Di Gresik, Bukti Peran Strategis Bahlil Dalam Hilirisasi

Rabu, 19 Maret 2025 16:33 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian precious metal refinery (PMR) milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, Senin (17/3/2025).
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam peresmian precious metal refinery (PMR) milik PT Freeport Indonesia di Gresik, Jawa Timur, Senin (17/3/2025).

RM.id  Rakyat Merdeka - Peneliti The Reform Initiative (TRI) sekaligus dosen Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga, Unggul Heriqbaldi menyoroti peran Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia dalam suksesnya pembangunan Precious Metal Refinery (PMR) atau smelter emas di Gresik, Jawa Tengah.

PMR yang diresmikan secara langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada Senin (17/3/2025), disebut bisa memproduksi emas hingga 70 ton per tahun.

Unggul memaparkan, pembangunan PMR di Gresik merupakan dampak dari hilirisasi yang sudah dijalankan Bahlil, sejak masih menjabat sebagai Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Bahkan, saat ini, Menteri Bahlil juga dipercaya Presiden Prabowo sebagai Ketua Satuan Tugas Percepatan Hilirisasi dan Ketahanan Energi Nasional.

"Peran beliau sangat strategis. Beliau tidak hanya memastikan bahwa proses hilirisasi ini menciptakan nilai tambah ekonomi yang tinggi, tetapi juga memastikan upaya hilirisasi berdampak signifikan dalam konteks penerapan dan inovasi teknologi di sektor-sektor yang dikembangkan," kata Unggul dalam keterangannya, Selasa (18/3/2025).

Unggul meyakini, keberhasilan hilirisasi industri pertambangan di Indonesia tidak terlepas dari strategi Bahlil dalam mengintegrasikan teknologi, peningkatan sumber daya manusia (human capital), serta kepemilikan sumber daya yang dimiliki Indonesia.

"Kombinasi teknologi, human capital, dan kepemilikan sumber daya dapat menjadi game changer bagi pertumbuhan ekonomi dan daya saing Indonesia," jelas Unggul.

Baca juga : Prabowo Tak Lupakan Jasa Jokowi

Menurutnya, peresmian PMR di Gresik adalah salah satu tonggak penting dalam penguatan hilirisasi industri pertambangan di Indonesia. Smelter ini, akan berperan dalam pengolahan logam mulia seperti emas, perak, dan platinum, yang diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta memperkuat posisi Indonesia di pasar global.

Keberadaan PMR di Gresik akan membuka peluang besar bagi Indonesia untuk mengekspor logam mulia dalam bentuk produk olahan berkualitas tinggi.

"PMR di Gresik akan memungkinkan Indonesia untuk mengekspor logam mulia dalam bentuk produk olahan berkualitas tinggi, bukan hanya sebagai bahan mentah. Jika dibandingkan dengan ekspor emas mentah, pemurnian dalam negeri dapat meningkatkan nilai tambah hingga 30-40 persen. Tergantung kadar kemurnian dan produk akhir yang dihasilkan," terang Unggul.

Selain manfaat ekspor, keberadaan PMR juga memberikan dampak signifikan terhadap industri dalam negeri.

Unggul menjabarkan, industri perhiasan, elektronik, serta katalis dan otomotif akan mendapat manfaat dari pasokan bahan baku berkualitas tinggi yang dihasilkan oleh smelter ini.

"Dengan pasokan emas dan perak yang lebih terjamin serta berkualitas tinggi, industri perhiasan dalam negeri dapat meningkatkan daya saingnya di pasar global. Kota-kota seperti Surabaya dan Jakarta yang memiliki klaster industri perhiasan bisa memperoleh manfaat besar," beber Unggul.

Jawa Timur, khususnya Gresik, telah memiliki ekosistem industri yang matang dengan adanya kawasan ekonomi khusus (KEK) dan pelabuhan ekspor yang strategis.

Baca juga : Smelter Emas Diresmikan, Prabowo: Impian Puluhan Tahun Tercapai Hari Ini

Dengan hadirnya PMR, wilayah ini diharapkan dapat semakin berkembang sebagai pusat industri hilirisasi mineral dan metalurgi.

"Integrasi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Gresik serta penguatan pelabuhan dan logistik akan semakin meningkatkan efisiensi distribusi produk hasil pemurnian. Baik untuk ekspor maupun kebutuhan domestik," tutur Unggul.

Dengan berbagai manfaat yang ditawarkan oleh PMR Gresik, Unggul berharap, Indonesia dapat mengurangi ketergantungan pada ekspor bahan mentah. Serta memperkuat daya saing industri hilir berbasis mineral di tingkat global.

Sebelumnya, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkap, nilai investasi smelter atau pabrik pemurnian emas milik PT Freeport Indonesia (PTFI) di Gresik mencapai Rp 10 triliun.

Bahlil menyebut, smelter tembaga dengan design single line terbesar di dunia ini mampu memurnikan konsentrat tembaga dengan kapasitas input 1,7 juta ton dan menghasilkan katoda tembaga hingga 600 hingga 700 ribu ton per tahun. 

PTFI yang berdiri di Indonesia sejak 1967, telah memberikan kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia selama 58 tahun.

Namun, dalam kurun waktu tersebut konsentrat tembaga yang dihasilkan belum bisa diolah di dalam negeri, sehingga harus diekspor.

Baca juga : Resmikan Pabrik Emas Freeport Di Gresik, Prabowo Cerita Angka Keramat 08

Dengan hadirnya smelter PTFI di Gresik, konsentrat tembaga bisa diolah menjadi katoda tembaga. Lumpur anodanya yang mengandung emas dan perak, bisa diproduksi di dalam negeri.

Jika menilik jauh ke belakang, peletakan batu pertama atau groundbreaking smelter ini dilakukan pada 12 Oktober 2021 oleh Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) atau dua tahun setelah kepemimpinan Bahlil sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM, hingga akhirnya smelter ini benar-benar terealisasi.

Keberadaan smelter ini juga akan membuka lapangan pekerjaan yang sangat besar. Setelah smelter beroperasi penuh, jumlah tenaga kerja yang terserap diperkirakan mencapai 2.000 orang, terdiri dari 1.200 karyawan kontraktor dan 800 karyawan PTFI.

Pembangunan smelter ini juga dapat melahirkan perusahaan dan industri turunan. Sebab, produk limbahnya yang berupa tembaga dapat dijadikan bahan dasar pembuatan telepon seluler serta alat elektronik dan otomotif. Ini berarti, akan lebih banyak lagi lapangan pekerjaan tercipta.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.