Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
BNPB: Banjir Bali Telan 9 Korban Jiwa, Dipicu Gelombang Rossby dan Kelvin
Kamis, 11 September 2025 10:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyatakan bencana banjir Bali yang mengakibatkan sembilan orang meninggal dunia, disebabkan oleh Gelombang Rossby dan Gelombang Kelvin. Situasi terkini, ketinggian debit air beberapa sungai mulai normal.
"Tercatat meninggal dunia sembilan orang, yang hilang enam orang. Telah dilakukan pencarian tim gabungan sampai Rabu (10/9/2025) malam juga belum ditemukan. Pagi ini, akan kembali dilakukan operasi pencarian korban hilang oleh tim gabungan," kata Suharyanto dalam keterangan yang dipublikasikan BNPB melalui Facebook, Kamis (11/9/2025).
Baca juga : KDM Bersyukur, Tak Ada Korban Jiwa Dalam Musibah Gempa M4,9 Kabupaten Bekasi
Suharyanto tiba di Kota Denpasar pada Rabu (10/9/2025) malam hari, dan langsung memimpin langsung rapat koordinasi di Gedung Jaya Sabha, Rumah Jabatan Gubernur Bali. Rapat tersebut dihadiri oleh Gubernur Bali dan Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) yang wilayahnya terdampak banjir.
"Ini adalah bentuk dari respon cepat Pemerintah Pusat untuk menangani bencana yang berdampak pada masyarakat," ujar Suharyanto.
Baca juga : Gunung Rinjani Kembali Telan Korban WNA, Kali Ini Pendaki Asal Belanda
"Kerugian yang dialami masyarakat semaksimal mungkin dibantu oleh Pemerintah Daerah, Pemerintah Pusat, kementerian atau lembaga lain, sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku. Jangan sampai menyimpang," lanjutnya.
BNPB turut memberikan sejumlah bantuan kebutuhan dasar maupun peralatan penanggulangan bencana seperti pompa dan genset yang diperlukan masyarakat, juga Pemerintah Daerah setempat dalam melakukan penanganan banjir ini.
Baca juga : Besok, Jemaah Haji Gelombang II Mulai Geser dari Makkah ke Madinah
Setelah melakukan rapat koordinasi, Kepala BNPB bersama Gubernur Bali melakukan tinjauan ke salah satu lokasi terdampak banjir: Pasar Badung yang terletak di Kota Denpasar.
Tim gabungan yang dikerahkan untuk melakukan pencarian korban dan pembersihan sisa material banjir berkisar antara 400 hingga 600 orang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya