Dark/Light Mode

Melihat Sertijab Pejabat, Berlinang Air Mata Di KSP, Tawa Riang Di Kemenpora

Jumat, 19 September 2025 08:01 WIB
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan sambutan saat serah terima jabatan sertijab di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Foto: Rizki Syahputra/RM)
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir memberikan sambutan saat serah terima jabatan sertijab di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (18/9/2025). (Foto: Rizki Syahputra/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Sehari setelah reshuffle kabinet, Kantor Staf Kepresidenan (KSP) dan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menggelar serah terima jabatan (Sertijab) dari pejabat lama ke pejabat baru. Di KSP, ada momen sedihnya, sementara di Kemenpora lebih banyak tawa riangnya.

Sertijab Kepala KSP dari Letjen (Purn) Anto Mukti Putranto ke penggantinya, Muhammad Qodari yang digelar di Graha Bina, Kompleks Istana, Kamis (18/9/2025), berjalan penuh haru. Putranto yang menjabat tak sampai setahun, berkaca-kaca saat melepas jabatannya.

“Saya tentara, tapi bisa nangis juga ya. Saya coba tahan dari tadi, tapi nggak kuat,” ujar Putranto sambil meminta tisu untuk mengusap pipinya.

Tangisan Putranto bikin ruangan senyap. Puluhan pegawai KSP yang berseragam putih, ikut larut dalam keharuan. Pria yang akrab disapa AMP itu, mengaku lega bisa meninggalkan jabatan dengan husnul khotimah, alias tanpa masalah.

“KSP sekarang bermanfaat bagi kementerian, lembaga, juga masyarakat. Saya yakin, Pak Qodari bisa teruskan semua legacy saya,” sambungnya.

Baca juga : Reshuffle Kabinet Jilid III Hijaukan Bursa Saham

Qodari, yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil KSP, mencoba menahan suasana tetap cair. “Biar saya nggak nangis juga, saya baca teks aja ya. Mohon tepuk tangan untuk Pak AMP,” ucapnya.

Ia menilai tangisan AMP bukan tanpa alasan. Sejak awal KSP berdiri, hubungan Putranto dengan pegawai sangat dekat. Dari nol, dari cuma ada sekretariat doang. “Jadi, wajar kalau beliau terharu. Beliau juga selalu bilang, no road, no problem. Kalau ada masalah, jangan berhenti, harus cari jalan,” kata Qodari.

Usai acara, Putranto menolak diwawancara wartawan. Dengan wajah sendu, ia pamit dan langsung menuju mobil dinasnya. Qodari ikut mengantar seniornya itu, sampai ke pintu mobil.

Beda 180 derajat dengan di KSP, sertijab di Kemenpora justru riuh rendah tawa. Menpora lama, Dito Ariotedjo, melepas jabatannya ke Menpora baru, Erick Thohir dengan suasana riang gembira.

Sertijab digelar di Auditorium Wisma Kemenpora, Jakarta. Meskipun suasana formal, kegiatan seremonial itu, jadi ajang silaturahmi dengan para Menpora terdahulu. Hadir Hayono Isman (Menpora periode 1993–1998), Agung Laksono (Menpora periode 1998–1999), Andi Mallarangeng (Menpora periode 2009–2012), Roy Suryo (Menpora periode 2013-2014, dan Zainudin Amali (Menpora periode2019–2023).

Baca juga : Tidak Hadiri Pelantikan Menteri, Gibran Blusukan Di Papua

Saat memberikan sambutan, Dito bikin pecah tawa hadirin, terutama saat menyapa Roy Suryo dan menyinggung soal ijazah.

“Ijazah Pak Erick aman kan, Pak Roy Suryo?” kata Dito sambil menoleh ke Roy Suryo, yang langsung bikin ruangan ngakak.

Dito juga sempat melontarkan joke soal karakter penggantinya. “Jangan takut, gaya-gayanya mirip saya. Bedanya mungkin lebih galak. Beliau orang Lampung, saya orang Solo,” ujar Dito yang lagi-lagi disambut tawa hadirin.

Meski penuh guyonan, Dito mengaku lega karena kursi Menpora jatuh ke tangan Erick, sosok yang kenyang pengalaman di dunia olahraga. “Saya yakin, olahraga Indonesia makin melayang,” tegasnya.

Erick, di hadapan pejabat dan mantan Menpora, menegaskan komitmennya bakal merangkul semua cabang olahraga tanpa pilih kasih. “Saya pernah di bawah, pernah di atas. Jadi, nggak usah khawatir soal keberpihakan saya. Track record saya jelas,” katanya.

Baca juga : Dipaparkan Gubernur BI, Sampai Akhir 2025 Ekonomi Membaik

Erick juga membawa pesan khusus dari Presiden Prabowo Subianto. Yakni, kapabilitas kepemudaan harus diperkuat, sementara prestasi olahraga harus merata, bukan cuma di satu dua cabang.

Meski kocak di panggung, suasana ikut mengharu biru saat Dito berpamitan dengan staf Kemenpora di halaman kantor. Ditemani istrinya, Niena Kirana, dan Wamenpora Taufik Hidayat, Dito menyalami satu per satu staf.

Beberapa staf membentangkan poster ucapan terima kasih. Salah satunya bertuliskan, “Pahlawan tukin kami, terima kasih Mas Dito!” Spontan, Dito dan istrinya menitikkan air mata. 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.