Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Atasi Kemiskinan Ekstrem
Wamen Fahri dan Menko PM Bahas Program Perumahan
Rabu, 1 Oktober 2025 17:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Fahri Hamzah menegaskan, program perumahan rakyat berperan penting menekan angka kemiskinan ekstrem di Indonesia.
Hal itu disampaikan Fahri usai bertemu Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Abdul Muhaimin Iskandar, di Jakarta, Senin (30/9/2025).
Pertemuan ini menekankan pentingnya penggunaan data kemiskinan ekstrem sebagai dasar perumusan kebijakan. Dengan memanfaatkan data desil 1, 2, 3, dan 4 Pemerintah bisa memastikan intervensi program perumahan dan penataan permukiman lebih tepat sasaran. Sehingga keluarga miskin ekstrem benar-benar merasakan manfaatnya.
Baca juga : Jakarta Tuan Rumah AsiaXchange 2025, Bahas Solusi Pertumbuhan Asia
Dalam paparannya, Wamen dari Partai Gelora ini menyebut angka kemiskinan ekstrem saat ini ada di kisaran 1 persen atau sekitar 1 juta keluarga.
Menurut Cak Imin --sapaan akrab Abdul Muhaimin Iskandar, intervensi lewat perbaikan hunian dan penataan kawasan permukiman bisa menjadi instrumen strategis mengangkat masyarakat dari desil terbawah (desil 1) menuju tingkat kesejahteraan lebih baik.
"Kalau konsisten, program ini bisa jadi mesin pencipta pertumbuhan. Tidak hanya menekan angka kemiskinan ekstrem, tapi juga membuka peningkatan kualitas hidup. Masyarakat dari desil 1 bisa naik kelas ke desil 2, 3, atau 4, dengan kualitas hidup yang lebih baik,” ujarnya dalam siaran pers kepada RM.id, Rabu (1/10/2025).
Baca juga : Wamen Fahri Gandeng KKP Tata Permukiman Pesisir
Sejumlah skema yang disiapkan Pemerintah antara lain renovasi rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah, penataan kawasan kumuh dan pesisir, hingga pembangunan hunian vertikal berbasis konsolidasi tanah.
Skema ini tidak hanya meningkatkan kualitas tempat tinggal, tapi juga menciptakan multiplier effect berupa jutaan lapangan kerja baru.
Sementara Menko PM, Abdul Muhaimin Iskandar menyambut baik langkah tersebut. "Kami sepakat berkolaborasi. Program perumahan bukan sekadar hunian layak, tapi strategi nyata pengentasan kemiskinan dengan menghapus kantong-kantong kemiskinan ekstrem," tegasnya.
Baca juga : Lestari Moerdijat Tekankan Keseimbangan Kesehatan Fisik Dan Mental Masyarakat
Turut hadir dalam pertemuan itu, Sesmenko PM, Andie Megantara, Stafsus Menko PM, Achmad Maulani, Badrut Tamam, dan Andreas Wellman Marbun. (*)
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya