Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Sambut Baik Gencatan Senjata Israel-Hamas, Indonesia Dukung Rekonstruksi Gaza
Jumat, 10 Oktober 2025 12:06 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Indonesia menyambut baik tercapainya gencatan senjata antara Israel dan Hamas di wilayah pendudukan Gaza. Lebih dari itu, Indonesia siap berpartisipasi aktif dalam mendukung proses rekonstruksi Gaza.
"Indonesia menyampaikan penghargaan atas mediasi yang dilakukan AS, Mesir, Qatar dan Turki, serta menekankan pentingnya pelaksanaan setiap butir kesepakatan gencatan senjata dengan penuh itikad baik," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI, yang dipublikasikan melalui platform media sosial X @Kemlu_RI, Jumat (10/10/2025).
"Diharapkan, akses bantuan kemanusiaan segera dibuka secara luas dan Indonesia siap berpartisipasi aktif dalam mendukung proses rekonstruksi Gaza," imbuh pernyataan tersebut.
Baca juga : Erdogan Hingga Modi Sambut Baik Kesepakatan Awal Damai Israel-Hamas
Kemlu RI berharap, masyarakat internasional dapat memanfaatkan momentum ini, untuk memulai kembali proses perdamaian di Palestina berdasarkan Solusi Dua Negara. Di samping mewujudkan berdirinya negara Palestina yang merdeka danberdaulat, sesuai resolusi dan hukum internasional yang telah disepakati.
Kesepakatan awal damai Israel-Hamas pertama kali diumumkan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, pada Kamis (9/10/2025),
"Dengan bangga, saya mengumumkan bahwa Israel dan Hamas telah menandatangani tahap pertama Rencana Perdamaian kami. Ini berarti SEMUA Sandera akan segera dibebaskan, dan Israel akan menarik pasukan mereka ke garis yang disepakati sebagai langkah pertama menuju Perdamaian yang Kokoh, Tahan Lama, dan Abadi," tulis Trump via Truth Social.
Baca juga : Soal Kesepakatan Awal Damai Israel-Hamas, Sekjen PBB: Penderitaan Harus Berakhir
Atas tercapainya kesepakatan ini, Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu berterima kasih kepada Trump.
Netanyahu menganggap, tercapainya kesepakatan awal damai ini tidak hanya merupakan suatu bentuk kesuksesan diplomatik belaka, tetapi juga kemenangan nasional dan moral bagi Israel.
"Saya berterima kasih kepada Presiden Trump atas kepemimpinan, kemitraan, dan komitmennya yang tak tergoyahkan terhadap keselamatan Israel dan pembebasan sandera kami. Tuhan memberkati Israel. Tuhan memberkati Amerika. Tuhan memberkati aliansi besar kita,” ujar Netanyahu via X, Kamis (9/10/2025).
Baca juga : Babak Baru Hubungan Kanada Dan Indonesia
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya