Dark/Light Mode

Digelontorkan Pemerintah, Akhir Tahun Full Bansos

Senin, 10 November 2025 07:25 WIB
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)
Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto. (Foto: Khairizal Anwar/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menjelang tutup tahun, Pemerintah berupaya menjaga ekonomi tetap prima. Salah satu caranya, dengan menggelontorkan berbagai bantuan sosial (bansos) ke masyarakat. Pokoknya, akhir tahun full bansos. 

Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto memastikan, pemerintah berusaha semaksimal mungkin mengerek pertumbuhan ekonomi di kuartal IV. Targetnya, ekonomi sepanjang 2025 dapat tumbuh di angka 5,2 persen. 

“Kita akan menggelontorkan bantuan sosial, nilainya mencapai Rp 30 triliun,” ujar Airlangga di Jakarta, kemarin. 

Baca juga : Iftitahsari: Tim Ini Harus Bisa Sentuh Akar Masalah

Mantan Ketum Partai Golkar itu optimistis, guyuran Rp 30 triliun ini bakal memacu ekonomi jelang akhir tahun. Terlebih, alokasi Kredit Usaha Rakyat (KUR) masih tersedia Rp 50 triliun dan sudah diserap 800 ribu debitur. “Kalau rata-rata pinjamannya Rp 50 juta, berarti Rp 40 triliun. 

Kalau semuanya jalan, sektor ini bakal bergerak,” kata mantan Menteri Perindustrian era Presiden Jokowi itu. 

Apa saja bansos yang ditebar di akhir tahun? Ada tujuh bansos yang akan dicairkan Kementerian Sosial di akhir tahun ini. Pertama, Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan Rakyat (BLT Kesra). Total ada 35 juta KPM yang akan menerima Rp 900 ribu untuk periode Oktober-Desember 2025. 

Baca juga : Rudianto Lallo: Harus Bisa Terjemahkan Keinginan Pak Presiden

Kedua, bansos beras 10 kg dan MinyaKita 2 liter. Total bantuan senilai Rp 6,4 triliun ini diperuntukkan untuk 18,27 juta KPM. Ketiga, Program Keluarga Harapan (PKH) yang bantuannya beragam. Keempat, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT). Setiap KPM dari bantuan ini akan mendapat Rp 200 ribu per bulan melalui kartu sembako. 

Kelima, Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan (JK). Bantuan ini diberikan oleh pemerintah dengan menanggung iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan sebesar Rp 42 ribu per orang setiap bulan. 

Keenam, santuan anak yatim-piatu. Setiap penerima manfaat akan mendapat Rp 270 ribu per bulan. Ketujuh, Program Indonesia Pintar (PIP). Bantuan ini juga diberikan sesuai dengan tingkatan pendidikannya. 

Baca juga : Dulu Berkuku Mak Lampir, Sekarang Bersih Dan Pede...

Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan, bantuan tersebut sebagai bentuk perhatian Presiden Prabowo Subianto untuk mensejahterakan rakyat dan melindungi kelompok rentan. Bahkan, anggaran bansos tahun ini tembus Rp 110 triliun. [MEN]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.