Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Jumlah Ormas Melonjak 636 Ribu
Waspadai, Aksi Premanisme Mengganggu Iklim Investasi
Selasa, 18 November 2025 06:55 WIB
Sebelumnya
“Kita perlu bekerja lebih cepat dan lebih terintegrasi. Data harus sinkron, laporan responsif dan pembinaan masyarakat harus berjalan berdampingan dengan penegakan hukum. Setiap organisasi yang menyimpang dari tujuan sosialnya dan melakukan tindakan premanisme harus ditindak tegas,” jelasnya.
Irwansyah juga menilai, pembaruan data ormas secara nasional sebagai agenda mendesak, mengingat banyak organisasi yang masih beroperasi tanpa terdaftar atau belum memperbarui data.
Baca juga : Bicara Pilpres 2029, Hashim Optimistis Prabowo Menang Lagi
Pemerintah juga menekankan perlunya pendekatan pemberdayaan ekonomi, dengan mendorong warga membentuk koperasi atau badan usaha berbadan hukum agar dapat bermitra secara sah dengan perusahaan.
Terpisah, Kapolda Jawa Barat Irjen Rudi Setiawan menegaskan komitmennya memberantas praktik premanisme di wilayahnya, terutama di kawasan industri.
Baca juga : Geram Dituduh Korupsi Bansos, Ratusan Kades Demo Ke DPRD Banyuwangi
“Saya sama sekali tidak pernah melindungi adanya praktik-praktik premanisme di lingkungan kerja. Silakan masyarakat melapor apabila menemukan praktik tersebut,” ujarnya.
Rudi menambahkan, penindakan premanisme penting untuk menjaga iklim investasi di Jawa Barat.
Baca juga : RUPSLB Garuda, Memastikan Penyehatan Maskapai Secara Terukur
“Tidak ada yang boleh mengganggu investasi di Jawa Barat. Itu komitmen saya sejak awal. Dengan investasi, perekonomian akan tumbuh dan insyaallah buruh juga akan sejahtera,” ungkapnya. SSL
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 18 November 2025 dengan judul "Jumlah Ormas Melonjak 636 Ribu Waspadai, Aksi Premanisme Mengganggu Iklim Investasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya