Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- Perbaikan Selesai, Kondisi Jalan Lenteng Agung Sudah Normal dan Bisa Dilewati
- Persib Mulai Susun Persiapan Hadapi Musim 2026/2027
- OTT Pejabat Imigrasi Jakbar, KPK Sita Mobil, Valas, Hingga Emas
- Erling Haaland Bisa Bawa Norwegia Bersaing di Piala Dunia 2026
- Davide Ancelotti Latih Lille, Calvin Verdonk Hadapi Tantangan Baru
Tingkatkan Kompetensi Administrator, LAN Akselerasi Reformasi Birokrasi
Senin, 8 Desember 2025 13:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemimpin yang adaptif dan berintegritas merupakan modal utama untuk memajukan bangsa. Perjalanan ASN untuk menjadi seorang pemimpin sejati bukanlah perjalanan yang mudah. Ada tantangan, zona nyaman yang harus ditinggalkan, dan paradigma yang harus ditransformasi. Namun, dari proses inilah karakter kepemimpinan sejati terbentuk.
Hal ini disampaikan Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kapasitas ASN LAN, Tri Widodo Wahyu Utomo, pada Pelepasan Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2025, di di Graha Makarti Bhakti Nagari, ASN Corporate University, Rabu (3/12/2025).
“Kepemimpinan administrator bukan sekadar menjalankan prosedur, tetapi bagaimana pemimpin menjadi agen perubahan, menginspirasi tim, serta memberikan dampak nyata bagi organisasi dan masyarakat," ujar Tri Widodo dalam keterangan resminya, Senin (8/12/2025).
Dia menekankan lima prinsip penting dalam kepemimpinan. Yakni, menjadi pemimpin yang melayani, menjadi agen perubahan yang bijaksana, tidak pernah berhenti belajar, membangun jejaring dan sinergi, serta menjaga integritas sebagai kompas moral.
Baca juga : Akademisi Ingatkan Konten Kreator Bijak Sebar Informasi Soal Bencana Sumatera
Kata Tri Widodo, kepemimpinan tanpa integritas sama saja rumah tanpa fondasi. Sebab itu ia berharap, seluruh peserta PKA dapat terus menggali potensi, mengikuti perkembangan zaman, dan menjalankan kepemimpinan bermartabat serta berintegritas dalam memberikan pelayanan publik.
Dalam laporan penyelenggaraan, Direktur Pembelajaran Manajerial Kepemimpinan Giri Saptoaji menyebut, alumni PKA perlu terus berperan sebagai pemimpin perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di instansi masing-masing.
Terlebih, selama pelatihan, peserta mengikuti pembelajaran kelas, e-learning, serta Studi Lapangan (Stula). Menurut Giri, pengalaman lapangan tersebut memberikan wawasan bagi peserta tentang bagaimana kebijakan dan program pembangunan daerah dijalankan, serta bagaimana pelayanan publik direspons terhadap kebutuhan masyarakat.
"Ini penting untuk membentuk pemimpin yang mampu mengambil keputusan secara tepat dan berorientasi hasil," kata Giri.
Baca juga : Pelatihan Kompetensi SDM Pendamping Kopdes Merah Putih Capai 61 Persen
Dalam rangkaian pelatihan ini, evaluasi akhir kelulusan peserta dilakukan melalui empat aspek. Yakni, evaluasi Akademik (15 persen), pembelajaran Lapangan (20 persen), produk aktualisasi perubahan (50 persen), dan sikap perilaku (15 persen).
Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, kemudian seluruh peserta sebanyak 47 orang dinyatakan lulus. Terdapat pula tiga peserta lulusan teristimewa dengan dengan aksi perubahan yang inspiratif, antara lain.
Peringkat Pertama, Syahrul Mubarak Yamang dengan Judul Aksi Perubahan: Revitalisasi Tata Kelola Keprotokolan melalui Sinkronisasi Agenda Pimpinan (SIGAP) dan Regulasi Keprotokolan (Keputusan Menteri) Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Peringkat Kedua, Raja Muhammad Ismael Novadiansyah dengan Judul Aksi Perubahan: SIKAP – Strategi Integrasi Kolaboratif Anti Narkoba dan Pemberdayaan Warga Binaan.
Baca juga : AGTI Dorong Penguatan Industri Tekstil Berbasis Ekonomi Pancasila
Peringkat Ketiga, Eko Ari Wibowo dengan judul Judul Aksi Perubahan: Optimalisasi Layanan Manajemen Kepegawaian melalui Navigasi Online Kepegawaian Pemasyarakatan (NOKENPAS) di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Papua.
Sebagai informasi, Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2025 merupakan rangkaian pelatihan dengan menggunakan blended learning dan diikuti oleh 47 peserta yang seluruhnya berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya