Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menkop Ajak CCPIT Jadi Suplier Alat Produksi Pertanian Dalam Ekosistem Kopdes
Jumat, 9 Januari 2026 20:15 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono mengajak China Council for the Promotion of International Trade (CCPIT) dapat menjadi suplier peralatan produksi pertanian bagi para petani di Indonesia, sehingga dapat meningkatkan hasil produksi lebih melimpah.
Menurutnya, Kementerian Koperasi (Kemenkop) perlu melakukan kolaborasi bersama CCPIT in Indonesia dan Induk Koperasi Unit Desa dalam mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Ferry mengatakan, sebagai sebuah organisasi perdagangan terbesar di Tiongkok, kehadiran CCPIT dapat membentuk sebuah ekosistem ekonomi berkelanjutan bagi pengembangan koperasi di Indonesia.
Baca juga : Wamen ESDM Apresiasi PHE Jambi Merang, Produksi PPC-01 Lampaui Target
"Saya meyakini kolaborasi seperti ini bakal memperkuat ekosistem bisnis yang sedang kita bangun bagi Kopdes Merah Putih," ucap Ferry, usai menerima audiensi dengan Representatif dari CCPIT in Indonesia Mr. Li Feng dan Ketua Induk KUD Portasius Nggedi, di Jakarta, Jumat (9/1/2026).
Ferry menilai, sektor pertanian desa bisa memperkuat ketahanan pangan nasional apabila dikelola secara kolektif melalui koperasi.
"Karena itu, Kopdes Merah Putih diminta menjadikan pertanian sebagai unit usaha utama," kata Ferry.
Baca juga : Menkop Dukung KPBS Pangalengan Produksi Susu UHT Masuk Ekosistem MBG
Ia menambahkan, masih ada potensi sumber daya alam desa yang belum disentuh secara optimal. Padahal, desa-desa di Indonesia menyimpan lahan dan komoditas pertanian yang dapat dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan pangan, sekaligus menciptakan nilai ekonomi.
“Kalau potensi itu dikelola bersama, dampaknya bisa dirasakan luas, bukan hanya oleh anggota koperasi, tetapi juga masyarakat sekitar,” ucap Ferry.
Lebih lanjut Ferry mengatakan, keterlibatan koperasi dalam pengelolaan pertanian dapat menciptakan efek ganda bagi perekonomian desa.
Baca juga : Kemenkop Perkuat Koperasi Milik Ormas Islam Masuk Ekosistem Kopdes Merah Putih
Selain meningkatkan produksi pangan, aktivitas usaha koperasi dinilai mampu membuka ruang kerja dan memperkuat rantai ekonomi lokal.
Ferry mengatakan, keberadaan Kopdes Merah Putih harus diarahkan pada pengelolaan potensi spesifik yang dimiliki masing-masing daerah, bukan sekadar menjalankan usaha seragam.
"Pendekatan ini dinilai lebih adaptif terhadap kondisi dan kebutuhan desa," ujar Ferry.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya