Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Ara Sampaikan Pesan Presiden: Rusun Subsidi Meikarta Harus Dibangun Cepat
Selasa, 27 Januari 2026 09:00 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Lahan Meikarta kembali menyala setelah dinyatakan clear and clean secara hukum oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Dari total 20 hektare lahan yang disiapkan Lippo Group, sekitar 10 hektare akan dibangun 18 tower rusun subsidi untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) pada tahap awal. Sementara 10 hektare lainnya disiapkan untuk pengembangan lanjutan.
Presiden Prabowo Subianto pun meminta pembangunan rumah susun (rusun) subsidi di lahan Meikarta dipercepat dan dilakukan secara masif agar segera memberi manfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah.
Arahan itu disampaikan Presiden usai menerima laporan Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait terkait rencana penyediaan hunian vertikal di perkotaan melalui pembangunan rumah susun subsidi di Meikarta.
Baca juga : Pramono Tegaskan Pengerukan Sungai di Jakarta Dilakukan Terus-Menerus
"Pesan Presiden jelas, bangun cepat dan masif," ujar Maruarar usai rapat pembahasan bantuan rumah dan bantuan sosial bencana bersama Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian di Jakarta, Senin (26/1/2026).
Maruarar yang akrab disapa Ara mengungkapkan, percepatan pembangunan rusun subsidi Meikarta telah mengantongi izin dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Lahan Meikarta dipastikan dalam kondisi clear and clean serta tidak bermasalah secara hukum.
Tak hanya itu, KPK juga menyiapkan lahan sitaan yang telah berkekuatan hukum tetap untuk dimanfaatkan bagi program perumahan rakyat.
Baca juga : Lahan Meikarta Mau Jadi Rusun Subsidi, KPK Pastikan Statusnya Clear and Clean
"Saya langsung kirim surat ke KPK malam itu juga. Ini bonus besar. Selain Meikarta bersih, kita juga dapat tambahan lahan," tegas Ara.
Pembangunan rusun subsidi Meikarta ditargetkan mulai Mei 2026. Selain Meikarta, Pemerintah juga menyiapkan lokasi lain di Jawa Barat, khususnya kawasan padat dan dekat kawasan industri seperti Bekasi, Karawang, dan Bandung Barat.
"Pak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengizinkan lahan Meikarta dimanfaatkan untuk rusun subsidi, sekaligus menawarkan lokasi tambahan di wilayah padat penduduk dan kawasan industri, seperti Bekasi, Karawang hingga Bandung Barat," ujarnya.
Ara memastikan koordinasi lintas kementerian, pemerintah daerah, dan pengembang terus dipercepat. Para pengembang akan segera dipanggil agar proyek rusun berjalan cepat dan terukur.
Baca juga : KPK Pastikan Meikarta Aman, Ara Gaspol Bangun Rusun Subsidi MBR
Untuk memastikan target tercapai, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya ikut mengusulkan penerapan time table yang memuat lokasi, jumlah unit, hingga jadwal penyelesaian. "Semua harus jelas waktunya supaya eksekusi tidak lambat," pungkas Ara.
Diketahui, Lippo Group menyiapkan dua lokasi lahan seluas sekitar 20 hektare di kawasan Meikarta untuk mendukung program 3 juta rumah Presiden Prabowo Subianto. Lahan tersebut berpotensi menampung sekitar 100 ribu unit rusun.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya