Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Istana Wapres Di IKN Rampung
Gibran Rakabuming Siap Berkantor Di Mana Saja
Rabu, 4 Februari 2026 07:05 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Basuki Hadimuljono memastikan, pembangunan fisik Istana Wakil Presiden (Wapres) di IKN sudah rampung. Bangunan dengan anggaran Rp 1,457 triliun itu kini masuk tahap pengisian interior, sebelum difungsikan mendukung kerja Wapres di sana.
“Progres fisik Istana Wakil Presiden di IKN sudah mencapai 100 persen,” ujar Basuki dalam keterangannya di IKN, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa (3/2/2026).
Dia menjelaskan, fokus pekerjaan saat ini berada pada pengadaan mebel dan interior. Tahap itu menjadi bagian akhir sebelum Istana Wapres benar-benar siap difungsikan penuh.
“Saat ini fokus pengerjaan kepada pengadaan mebel dan interior,” katanya.
Baca juga : DPR Siap Revisi UU HAM
Basuki mengungkapkan, salah satu fasilitas yang tersedia adalah kolam renang berstandar Olimpiade. Kolam itu tepat berada di dalam kawasan Istana Wapres.
“Olympic size ini sepanjang 50 meter,” terang pria yang hobi menabuh drum ini.
Keberadaan kolam renang tersebut bukan hanya untuk olahraga. Secara arsitektural, elemen air juga berfungsi membantu menjaga suhu lingkungan sekitar bangunan.
Basuki mengaku telah menyampaikan langsung fasilitas itu kepada Wapres. Dia memastikan, seluruh rancangan bangunan disiapkan untuk mendukung aktivitas kerja sekaligus kesehatan penggunanya.
Baca juga : Yusril: Kami Ingin UMKM Terlindungi
Istana Wapres di IKN berdiri di atas lahan seluas 148.417 meter persegi. Luas bangunan mencapai 32.061 meter persegi dengan nilai kontrak pengerjaan sekitar Rp 1,457 triliun.
Basuki mengatakan, bangunan tersebut dirancang tidak sekadar megah, tetapi juga ramah lingkungan. Konsep arsitektur yang digunakan mengadopsi kearifan lokal Kalimantan Timur.
“Bangunan istana hemat energi dan tidak konsumtif,” jelas mantan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Konsep yang diusung adalah huma betang umai, istilah ini diambil dari budaya Dayak. Filosofinya memaknai ibu sebagai pengayom, pelindung, pemberi, dan pemelihara kehidupan.
Baca juga : Kasus Kuota Haji Tambahan, Biro Travel Belum Lugas Kasih Keterangan Ke KPK
Rumah panggung dan rumah panjang menjadi inspirasi utama bentuk bangunan. Model ini dikenal luas di Kalimantan Timur, Kalimantan Barat, dan Kalimantan Tengah.
Dari sisi teknis, Istana Wapres menggunakan sistem pendingin hibrida. Sistem ini memaksimalkan sirkulasi udara silang agar konsumsi energi lebih efisien.
Orientasi bangunan juga mengikuti arah matahari sumbu barat dan timur. Pendekatan itu bertujuan mengurangi panas berlebih, sehingga beban pendinginan ruangan bisa ditekan.
Memasuki area istana, suasana terasa terbuka dan menyatu dengan lanskap sekitar. Elemen air dan ruang terbuka dirancang untuk menghadirkan kesejukan alami di tengah iklim tropis Kalimantan.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya