Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Wamen UMKM Imbau Pemerintah Daerah Terapkan Konsep CBR Untuk Pengelolaan Tambang
Kamis, 5 Februari 2026 19:39 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza menyampaikan, salah satu capaian kementeriannya di tahun 2025 adalah dengan melibatkan dan memberikan porsi kepada UMKM dalam usaha pertambangan rakyat.
“Di tahun ini kami berharap, Pemerintah dan perangkat daerah dengan potensi pertambangan aktif menerapkan konsep Corporate Business Responsibility (CBR), agar kekayaan alam memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat setempat,” katanya dalam pembukaan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Kementerian UMKM di Yogyakarta, Kamis (5/2/2026).
Dalam konsep CBR, fokus utamanya adalah pada pembinaan dan keterlibatan bisnis dengan pelaku usaha mikro dan kecil di daerah sekitar tambang.
Baca juga : Pertamina Integrasikan Bisnis Hilir Untuk Perkuat Ketahanan Energi
Perusahaan menengah yang mendapat konsesi tambang wajib melakukan business engagement dengan usaha mikro dan kecil di daerah tersebut, seperti pengusaha rotan, batik, parfum, dan tas
Helvi melanjutkan, bagi daerah yang tidak memiliki potensi pertambangan, terdapat lima sektor strategis yang dapat dikembangkan melalui pola klasterisasi dan holding.
“Kami mengimbau para Kepala Dinas dan OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk berdiskusi lebih lanjut dengan para deputi terkait,” ujarnya.
Arahan Presiden
Baca juga : Pramono Siapkan Sanksi Untuk Pengembang Kemplang Aset Pemprov
Helvi menyampaikan, Presiden Prabowo meminta semua pihak untuk bersatu berjuang memberantas kemiskinan dengan mengelola dan mengamankan sumber daya alam kita sebesar-besarnya untuk kesejahteraan dan kemakmuran rakyat sendiri.
Tak hanya memberantas kemiskinan, Helvi menyampaikan arahan Presiden terkait pentingnya menciptakan lapangan kerja melalui UMKM.
Pemerintah pusat mengajak pemerintah daerah untuk bersinergi dalam mencapai tujuan tersebut.
Baca juga : Pemerintah Perkuat Sinergi Jelang Imlek Dan Bulan Puasa
“Maka, pentingnya koordinasi yang lebih kuat dilakukan antara pihak maupun Kementerian/Lembaga (K/L),” katanya.
Helvi menambahkan, saat ini sudah banyak yang dilakukan Pemerintah, khususnya Kementerian Meskipun telah banyak upaya dilakukan, terutama terkait dengan peningkatan kapasitas SDM, produktivitas, kelembagaan, dan strategi pemasaran UMKM.
“Keberhasilan pembangunan UMKM memerlukan kolaborasi erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan media,” pungkas Helvi.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya